Misbakhun Raih Penghargaan Impactful & Transformative Lawmaker di CNBC Indonesia Awards 2025

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, meraih penghargaan di kategori Impactful & Transformative Lawmaker Award yang digelar oleh CNBC Indonesia.
Pada tahun ini, CNBC Indonesia kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi CNBC Indonesia Awards 2025 dengan tema "Turning Turbulence into Triumph: Resilience, Vision, and Growth in Changing Global Landscape".
Acara ini menjadi wujud apresiasi terhadap berbagai sektor bisnis, industri, serta tokoh yang berkontribusi signifikan dalam mendorong kemajuan ekonomi Indonesia.
Sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar dan figur kunci di Komisi XI, Misbakhun dikenal sebagai politisi yang vokal dan mendalam dalam menganalisis isu-isu fiskal, moneter, serta kebijakan ekonomi nasional.
Penghargaan ini diberikan atas peran aktifnya dalam berbagai kebijakan strategis, termasuk penguatan stabilitas sistem keuangan, reformasi perpajakan, regulasi perbankan, serta pengawasan terhadap Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Baca Juga: Misbakhun Tunggu Arahan Pimpinan DPR Soal Finalisasi Revisi UU PPSK
Ia juga berperan penting dalam penyusunan Undang-Undang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang menjadi milestone modernisasi sektor keuangan Indonesia.
Misbakhun sering diakui sebagai legislator yang menguasai detail teknis kebijakan, sehingga menjadi suara berpengaruh dalam pembahasan undang-undang yang memengaruhi pasar modal, perbankan, fintech, dan lembaga keuangan lainnya.
Ia rutin menyajikan analisis berbasis data mengenai makroekonomi, APBN, inflasi, dan tren suku bunga. Kemampuannya dalam menyederhanakan topik rumit membuatnya menjadi referensi utama media untuk isu-isu ekonomi nasional.
Di era transformasi digital, Misbakhun aktif mendorong regulasi ekonomi digital, seperti insentif digitalisasi bagi UMKM serta penguatan infrastruktur pembayaran digital melalui QRIS dan BI-Fast. Ia juga menekankan pentingnya regulasi bagi industri strategis, mulai dari farmasi, energi terbarukan, hingga manufaktur berbasis tenaga kerja intensif.
Prinsip konsisten yang dipegangnya adalah kebijakan ekonomi yang pro-pasar sekaligus pro-rakyat: pertumbuhan industri untuk membuka lapangan kerja, stabilitas harga untuk menjaga daya beli masyarakat, serta sistem pembiayaan yang kokoh untuk mendukung perkembangan berkelanjutan UMKM dan industri nasional.
"Pertama saya ucapkan terima kasih kepada CNBC Indonesia, terutama kepada Chairman, Pak CT yang memberikan dukungan luar biasa ke DPR terutama untuk Komisi XI sehingga bisa berkontribusi lebih positif untuk bangsa dan negara," kata Misbakhun saat menerima penghargaan di Jakarta, Kamis (11/12/ 2025).
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Golkar, Pak Bahlil yang telah memberikan mandat dan amanat kepada saya sebagai Ketua Komisi XI, sehingga saya bisa berkontribusi lebih banyak dalam rangka memberikan penguatan Partai Golkar ke sektor keuangan, sektor yang sangat startegis, penting dan salah satu motor penggerak perekonomian nasional, stabilisasi, dan sebagainya," lanjut Misbakhun.
Penghargaan ini semakin menegaskan peran Misbakhun sebagai salah satu pembuat kebijakan yang berdampak besar bagi perekonomian Indonesia di tengah dinamika global yang penuh tantangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









