Target Bitcoin Dipangkas, Pasar Derivatif Makin Bearish

AKURAT.CO Tekanan terhadap Bitcoin tidak hanya datang dari faktor makro, tetapi juga dari revisi proyeksi lembaga keuangan global.
Standard Chartered kembali menyesuaikan target harga Bitcoin untuk 2026, untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir.
Awalnya, bank tersebut memproyeksikan harga Bitcoin berpotensi mencapai USD300.000 hingga akhir tahun. Target itu kemudian direvisi menjadi USD150.000, dan terbaru berada di kisaran USD100.000.
Baca Juga: Goldman Sachs Wanti-wanti Aksi Jual Besar Guncang Saham hingga Bitcoin
Mengutip dari laman Bloomberg, Kepala Penelitian Aset Digital dan FX Barat di Standard Chartered Bank, Geoffrey Kendrick menyatakan kemungkinan penurunan harga lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan.
Dirinya menyoroti arus keluar dari dana ETF berbasis kripto dan latar belakang makroekonomi yang melemah sebagai faktor utama.
Di pasar derivatif, tekanan bearish juga terlihat. Data menunjukkan lebih dari USD1 miliar taruhan penurunan harga ditempatkan di Deribit.
Sedangkan rasio put/call sebesar 0,76 menandakan lebih banyak kontrak call yang akan kedaluwarsa dibandingkan put, namun sentimen keseluruhan tetap cenderung negatif.
Analis dari Laevitas mencatat aktivitas pembelian opsi put dengan harga strike lebih tinggi serta penjualan put pada strike lebih rendah dengan tenor sama. Strategi ini mencerminkan ekspektasi volatilitas lanjutan.
Baca Juga: Bitcoin Anjlok ke US$60.000, Indodax: Likuidasi Besar Jadi Pemicu Utama
Dalam periode yang sama, pasar kripto global disebut telah kehilangan hampir USD2 triliun nilai kapitalisasi. Upaya rebound harga kerap tertahan oleh minimnya permintaan spekulatif.
Dengan kombinasi revisi proyeksi, tekanan ETF, dan aktivitas derivatif yang defensif, pasar kini menghadapi fase konsolidasi yang belum menunjukkan sinyal pembalikan arah yang kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









