Tokocrypto Tak Mau Semua Pengguna Masuk Futures, Siapkan Tes Pemahaman Risiko
AKURAT.CO Perdagangan aset kripto kini tidak hanya berkutat pada transaksi spot. Seiring bertambahnya pengalaman pengguna, permintaan terhadap produk futures juga ikut muncul karena instrumen ini menawarkan strategi perdagangan yang berbeda, termasuk mengambil posisi ketika harga diperkirakan naik maupun turun. Tokocrypto pun menyiapkan layanan futures, tetapi tidak ingin seluruh pengguna langsung memperoleh akses tanpa memahami risiko yang menyertainya.
Rencana tersebut membuat persoalan akses menjadi salah satu perhatian utama Tokocrypto. Sebelum menggunakan futures, pengguna nantinya akan diarahkan melalui sejumlah pertanyaan untuk mengukur pemahaman terhadap mekanisme produk, risiko, hingga kemungkinan likuidasi. Pengalaman trading dan riwayat aktivitas pengguna juga dapat menjadi pertimbangan, tetapi bukan satu-satunya faktor.
Futures memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan perdagangan spot. Salah satu perbedaannya terletak pada kemampuan mengambil posisi long maupun short serta penggunaan leverage yang memungkinkan pengguna membuka posisi dengan nilai lebih besar dibandingkan modal yang disediakan.
Kondisi tersebut membuat tingkat pemahaman pengguna menjadi penting. Tokocrypto menyadari bahwa produk dengan risiko lebih tinggi tidak cukup hanya diberikan berdasarkan keinginan pengguna untuk mencobanya.
Dema Tio, SPV Product and Engineering Tokocrypto, mengatakan perusahaan menyiapkan mekanisme untuk memastikan pengguna memahami produk sebelum masuk ke futures.
“Sebelum seseorang masuk ke futures, kita akan ada semacam question list untuk melihat apakah dia memang mengerti penggunaan futures, risikonya seperti apa, mekanismenya seperti apa, sampai bagaimana kalau terjadi liquidation,” ujar Dema dalam acara Tokocrypto Media Gathering Anniversary di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.
Pertanyaan tersebut pada dasarnya berfungsi sebagai lapisan penyaringan. Pengguna bukan hanya dituntut mengetahui istilah futures, tetapi juga memahami konsekuensi ketika posisi yang dibuka bergerak berlawanan dengan ekspektasi.
Pendekatan tersebut menjadi relevan karena pengalaman menggunakan aplikasi perdagangan aset kripto tidak selalu berarti seseorang telah memahami futures. Pengguna yang terbiasa membeli Bitcoin atau aset kripto lain di pasar spot, misalnya, belum tentu memahami cara kerja margin, leverage, maupun likuidasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








