China Tambah Cadangan Emas Selama Enam Bulan Beruntun, Dedolarisasi Kian Menyala

AKURAT.CO People's Bank of China (PBOC) mencatat penambahan cadangan emas batangan sebanyak 70.000 troy ons pada April 2025. Dengan penambahan ini, total akumulasi emas China selama enam bulan terakhir mendekati 1 juta troy ons, atau sekitar 30 ton emas.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa China terus melakukan diversifikasi cadangan devisa dari aset berdenominasi dolar AS, khususnya di tengah ketegangan dagang yang memanas dengan Amerika Serikat.
Dikutip dari laman reuters, harga emas global yang saat ini mendekati rekor tertinggi, turut mendorong percepatan pembelian.
Baca Juga: 10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar di Dunia
"Bank sentral global, termasuk China, berupaya memperkuat cadangan dengan aset yang dinilai lebih aman. Ini strategi klasik saat pasar tidak stabil," ujar analis dari Goldman Sachs, dalam riset terbarunya.
Goldman memperkirakan cadangan emas China saat ini sekitar 8% dari total cadangan devisanya, masih jauh di bawah rata-rata global sebesar 20%. Apbila Beijing menargetkan rasio tersebut, dibutuhkan pembelian sekitar 40 ton per bulan selama tiga tahun ke depan.
CEO Metals Daily, Ross Norman volume pembelian yang dilakukan oleh PBOC secara moderat menunjukkan strategi jangka panjang dan selektif dalam merespons fluktuasi harga emas.
"Mereka akan terus membeli jika harga dianggap menarik, bukan secara agresif setiap saat," ungkapnya.
Sementara itu, permintaan emas domestik di China juga meningkat tajam. Volume transaksi di Shanghai Futures Exchange mencapai rekor tertinggi, menunjukkan antusiasme investor terhadap logam mulia sebagai instrumen lindung nilai.
Baca Juga: Makin Ngenes, Cadangan Emas Rusia Juga Akan Dilenyapkan!
Sebagai informasi, langkah yang diambil oleh PBOC dinilai sebagai bentuk antisipasi atas ketidakpastian global dan sebagai strategi mengurangi eksposur terhadap aset-aset AS, termasuk Treasury Bonds yang selama ini mendominasi portofolio devisa China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








