Peringkat Kredit Anjlok, Beban Bunga dan Utang AS Meningkat

AKURAT.CO Penurunan peringkat kredit Amerika Serikat oleh Moody’s Ratings menjadi Aa1 membuka babak baru ketidakpastian ekonomi global.
Moody’s menyalahkan konflik politik yang berlarut-larut antara Kongres dan pemerintahan sebagai penyebab utama kegagalan pengendalian defisit anggaran dan utang negara.
Langkah Moody’s ini mengikuti langkah Fitch dan S&P yang lebih dulu memangkas peringkat triple-A AS. Meski ekonomi AS tetap kuat secara struktural, Moody’s menilai tekanan fiskal dan kebuntuan politik membuat prospek jangka panjang menjadi rapuh.
Baca Juga: Inflasi AS Melemah, Harga Pangan Turun Tajam di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Dikutip dari laman reuter, pemerintah dan Kongres AS tengah bersitegang membahas rancangan undang-undang perpajakan baru yang diperkirakan akan menambah utang hingga triliunan dolar. Pada saat yang sama, paket reformasi Partai Republik gagal diloloskan akibat perpecahan internal.
Situasi ini memperkuat anggapan bahwa krisis fiskal AS bukan hanya soal angka, tapi juga ketidakmampuan pengambil kebijakan mencapai konsensus.
“Ketidakpastian kebijakan dan manuver politik yang terus terjadi telah merusak kredibilitas fiskal jangka panjang AS,” ujar Analis Brandywine Global, Tracy Chen.
Baca Juga: Trumpnomics dan Bayang-bayang Inflasi AS yang Kian Menghantui
Para ekonom juga menyoroti rasio utang terhadap PDB yang sudah menyentuh 100%, dan diperkirakan mencapai 107% pada 2029.
Naiknya beban bunga serta belanja sosial menjadi kombinasi risiko yang memperburuk outlook fiskal negara itu.
Penurunan peringkat ini membuat posisi dolar dan obligasi AS sebagai aset aman global mulai dipertanyakan.
Investor kini bersikap lebih waspada, di tengah meningkatnya volatilitas pasar akibat ketidakpastian arah kebijakan ekonomi Amerika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









