Trump Naikkan Tarif 100 Persen ke China, Menkeu Purbaya: Indonesia Malah Untung Besar! Kok BIsa?

k
AKURAT.CO Rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk memberlakukan tarif 100% terhadap barang-barang asal China dinilai bisa menjadi peluang baru bagi Indonesia dalam memperluas pasar ekspor ke Negeri Paman Sam.
Merespon hal tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menilai bahwa ketegangan perdagangan antara dua raksasa ekonomi dunia tersebut malah mampu membuka ruang bagi produk-produk Indonesia untuk lebih kompetitif.
“Kalau China dikenakan tarif 100 persen, maka barang kita bisa lebih bersaing di pasar Amerika. Jadi biarkan saja mereka berkonflik, kita justru bisa ambil untung,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (13/10/2025).
Baca Juga: Kemenkeu Tegaskan Rasio Utang 39,86 Persen Masih di Level Aman
Sebab, lanjut Purbaya, produk-produk seperti tekstil, alas kaki, serta elektronik berpotensi besar mengisi celah pasar yang ditinggalkan produk China. Dalam jangka panjang, peningkatan ekspor ini bisa menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Meski demikian, Purbaya mengingatkan adanya potensi fluktuasi jangka pendek di pasar keuangan.
“Ke IHSG seharusnya positif, meski mungkin ada sentimen negatif sementara akibat pasar global yang melemah,” kata dia.
Baca Juga: Tak Perlu Takut Lagi, Pengusaha Kini Bisa Ngadu Langsung ke Menkeu
Trump sebelumnya menegaskan, kebijakan tarif tersebut merupakan respons terhadap langkah Beijing yang membatasi ekspor mineral tanah jarang (rare earth). Tarif itu ditargetkan berlaku mulai November 2025, atau lebih cepat jika tensi meningkat.
Sementara itu, sejumlah pelaku usaha menilai pemerintah perlu menyiapkan strategi cepat agar industri dalam negeri bisa segera memanfaatkan peluang tersebut, termasuk melalui peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi logistik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






