Kembangkan Ekosistem Protein RI, Danantara Gandeng JBS

AKURAT.CO Danantara Indonesia, melalui Danantara Investment Management (DIM), telah menjalin kemitraan strategis jangka panjang dengan JBS Group, produsen protein global terkemuka.
Kemitraan strategis jangka panjang yang berfokus pada operasional JBS di Australia dan Selandia Baru ini mencerminkan strategi Danantara dalam berinvestasi pada sektor yang menawarkan relevansi global yang berkelanjutan serta peluang penciptaan nilai (value creation).
Transaksi ini mencakup investasi senilai USD2,5 miliar untuk 25% kepemilikan pada joint venture (JV) baru yang mengelola operasi JBS di Australia dan Selandia Baru.
Baca Juga: Danantara Bersiap Jadi Pemegang Saham BEI, POJK Ditargetkan September
Selain itu, JV ini dapat menghimpun pembiayaan investasi tambahan hingga USD2,5 miliar secara bertahap, sehingga total modal yang tersedia akan mencapai USD5 miliar. Pembiayaan ini akan digunakan untuk mendanai akuisisi dan investasi greenfield di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.
Investasi ini akan memberikan DIM akses kepada ekosistem bisnis di pasar yang telah mapan serta kepada manajemen yang berpengalaman dengan kemampuan operasional yang telah teruji.
Sepanjang perjalanannya, JBS telah menunjukkan rekam jejak penciptaan nilai (value creation) yang solid melalui pertumbuhan yang konsisten, perluasan pangsa pasar, dan kemampuan beradaptasi di tengah berbagai siklus industri yang berfluktuasi.
Pandu Patria Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, mengatakan, "Kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen Danantara Indonesia dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi kami."
"Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia," tambah Pandu.
Gilberto Tomazoni, Global Chief Executive Officer JBS, menekankan, bahwa kemitraan dengan Danantara Indonesia menandai langkah penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang kami di Asia Tenggara.
Sebagai salah satu pilar utama platform global JBS, bisnis kami di Australia dan Selandia Baru memiliki operasional yang unggul, standar kelas dunia, dan potensi pertumbuhan yang signifikan.
"Bersama Danantara, kami berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia," ujar Gilberto.
Transaksi ini bergantung pada persetujuan regulator serta penyelesaian kesepakatan antar pihak. Danantara Indonesia berkomitmen penuh terhadap proses tersebut dan akan menuntaskan setiap tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








