BI Bidik Pasar Modest Fashion Global, Nilainya Diproyeksi USD444 Miliar

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) mendorong penguatan ekosistem modest fashion Indonesia dari hulu hingga hilir untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat global.
Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan serta berbagai pemangku kepentingan industri.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman mengatakan, pengembangan industri modest fashion membutuhkan sinergi antara pembinaan pelaku usaha, peningkatan kualitas produk, promosi, hingga perluasan jaringan pembeli domestik dan internasional.
Baca Juga: Caplok Asuransi Etiqa, Maybank Indonesia Mulai Beroperasi sebagai Grup Keuangan Terintegrasi
Menurutnya, penguatan ekosistem tersebut menjadi penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu berperan sebagai pemain utama dalam industri modest fashion dunia.
“Indonesia harus tetap menjadi pemain utama. Dan kita harus menentukan tren daripada modest fashion dunia,” kata Aida dalam sambutannya pada pembukaan IN2MOTIONFEST berkolaborasi dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026, Rabu (14/10/2026).
Aida menjelaskan, BI berperan dalam memperkuat sisi hulu industri, antara lain melalui pembinaan perajin wastra, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta pengembangan kualitas produk.
Sementara itu, Kementerian Perdagangan diharapkan memperkuat akses pasar melalui promosi, penjajakan bisnis, dan perluasan jejaring pembeli.
“Di Bank Indonesia kami pastikan bagaimana sisi hulunya, pembinaan perajin wastra, kemudian kapasitas dari pelaku, dan produknya, pengembangan kualitas produk. Sementara dari Kementerian Perdagangan memastikan bagaimana konektivitas dengan pasar, promosi, kemudian juga melakukan business matching, dan jejaring buyer domestik maupun internasional,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperpendek jarak antara produsen lokal dan pasar tujuan, sekaligus membantu pelaku usaha meningkatkan kesiapan produk untuk bersaing di pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









