Patroli di Tol Jakarta-Cikampek, Kakorlantas Imbau Masyarakat Jangan Berhenti di Bahu Jalan

AKURAT.CO Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, melakukan patroli bersama tim urai dengan sepeda motor untuk melihat langsung pergerakan arus balik lebaran di jalur Jakarta-Cikampek.
"Tadi saya bersama tim urai melakukan patroli sekaligus melihat secara langsung apa saja yang mengakibatkan perlambatan, di samping volume kendaraan memang cukup tinggi ada juga hambatan-hambatan yang mestinya tidak ada," kata Kakorlantas di Command Center KM 29, Senin (15/4/2024).
Aan menambahkan, pada jalur contraflow terdapat beberapa kendaraan yang berhenti di bahu jalan dan berdampak pada kepadatan arus lalu lintas. Dirinya pun mengarahkan pengendara tersebut untuk menuju rest area atau keluar exit tol terdekat dan beristirahat di arteri, serta tidak memaksakan berkendara saat kelelahan.
Baca Juga: Strategi Baru Polisi Cegah Kecelakaan Saat Contraflow di Jalan Tol
"Jadi kami mengimbau kepada masyarakat kepada para pemudik mungkin sudah lelah ya perjalanan jauh dari Jawa ke Jakarta tapi tolong jangan berhenti di bahu jalan ya silakan masuk rest area atau keluar exit tol terdekat," jelasnya
"Silahkan istirahat di arteri itu lebih lama bisa berkualitas dan istirahatnya sehingga setelah refresh bisa kembali masuk ke tol, jangan memaksakan untuk berkendaraan," tambahnya.
Selain itu, mantan Dirgakkum Korlantas Polri ini mengungkapkan, kapasitas jalan sebenarnya masih leluasa untuk diberlakukannya contraflow 3 lajur. Tetapi karena adanya bottleneck, maka di KM 62 sampai KM 66 pertemuan Cipularang Bandung terjadi perlambatan.
"Setelah (km) 62 tadi cukup lancar, kemudian ada bottleneck di bawah-bawah flyover (yang membuat) terjadi perlambatan. Kemudian rest area 52 kita tutup ya, ini juga terjadi perlambatan, selebihnya setelah (km) 52 lancar sampai dengan ke Jakarta," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








