Pilkada Jakarta Lanjut Dua Putaran? Jadwal Pemungutan dan Penghitungan Suara pada 26 Februari 2025

AKURAT.CO Pilkada Jakarta 2024 diperkirakan akan berlangsung dalam dua putaran, setelah tidak ada pasangan calon gubernur yang berhasil meraih suara mutlak lebih dari 50 persen pada Rabu (27/11/2024).
Dalam Keputusan KPU Provinsi Jakarta Nomor 29 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Tahun 2024, tertulis bahwa pelaksanana putaran kedua Pilkada Jakarta akan dilakukan pada Rabu, 26 Februari 2025.
"Pemungutan dan penghitungan suara, Rabu 26 Februari 2025," bunyi lampiran II yang termaktub di dalam pedoman teknis tahapan dan jadwal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.
Dua pasangan calon dengan perolehan suara tertinggi ialah yang berhak mengikuti Pilkada Jakarta 2024 putaran kedua.
Baca Juga: Poltracking Prediksi Pilkada Jakarta 2024 Berpotensi Dua Putaran, Ini Skema Perhitungannya
Adapun, saat ini, berdasarkan hasil hitung cepat Litbang Kompas, pasangan Pramono Anung-Rano Karno memperoleh suara 49,37 persen, Ridawan Kamil-Suswono 40,32 persen dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana 10,31 persen.
Artinya, jika mengacu pada PKPU Nomor 6/2016, calon gubernur dan wakil gubernur yang berhak melaju ke putaran dua yaitu pasangan Pramono Anung-Rano Karno dan Ridwan Kamil-Suswono.
Putaran kedua ini diprediksi akan berlangsung sengit.
Kedua pasangan calon yang berlanjut ke putaran kedua dipastikan akan kembali menggalang dukungan dari basis pemilih masing-masing serta berupaya merebut suara dari pemilih pasangan calon Dharma-Kun yang tidak lolos ke putaran kedua.
Pengamat politik Sugiyanto Emik menyebutkan bahwa hasil putaran pertama menunjukkan tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Jakarta 2024.
Baca Juga: Pilkada Jakarta Diprediksi Dua Putaran, Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono-Rano yang Akan Maju
Oleh karena itu, yang perlu dipersiapkan kedua belah pihak yakni kubu Pramono-Rano dan Ridwan Kamil-Suswono adalah menarik perhatian masyarakat Jakarta, khususnya massa pendukung Dharma-Kun.
Selain itu, lanjutnya, pertarungan antara Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan partai pengusung Pramono-Rano yaitu PDIP dan Hanura akan semakin sengit.
Pasalnya, Ridwan Kamil-Suswono yang didukung gabungan 15 partai politik akan melawan koalisi figur yang ditonjolkan Pramono-Rano dengan kehadiran para mantan Gubernur Jakarta seperti Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Fauzi Bowo alias Foke.
"Tantangan ke depan adalah bagaimana kedua pasangan ini dapat menarik perhatian pemilih yang sebelumnya mendukung calon lain atau bahkan memilih untuk golput dan ingat akan menjadi semakin seru. Karena di situ ada pertarungan antara KIM dan koalisi figur," jelasnya.
Sementara, isu-isu strategis seperti penanganan banjir, transportasi publik dan keberlanjutan pembangunan menjadi topik utama yang diangkat dalam kampanye kedua pasangan calon.
Baca Juga: Belum Ada yang Tembus Suara 50 Persen, Ridwan Kamil Yakin Pilkada Jakarta Jadi Dua Putaran
Warga Jakarta berharap pemimpin terpilih nantinya mampu menghadirkan solusi nyata untuk berbagai masalah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







