Pramono Anung-Rano Karno Bentuk Tim Transisi, Libatkan Mantan Gubernur dan Tokoh Profesional

AKURAT.CO Jakarta bersiap menghadapi babak baru kepemimpinan di bawah Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno.
Untuk memastikan kelancaran transisi pemerintahan, Pramono membentuk tim transisi yang terdiri dari gabungan figur profesional, tokoh lokal, serta para mantan gubernur DKI yang pernah memimpin Ibu Kota, termasuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Anies Baswedan, Sutiyoso, Fauzi Bowo, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Kami akan menggali wawasan dari pengalaman para mantan gubernur. Mereka punya rekam jejak berharga yang bisa menjadi panduan,” ujar Pramono saat menghadiri Pesta Rakyat Kemenangan di Lapangan Banteng, Sabtu (11/1/2025).
Selain melibatkan figur nasional, Pramono menegaskan bahwa tim transisinya dipimpin oleh tokoh-tokoh berpengalaman yang ahli di bidang masing-masing.
Ima Mahdiah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI-P dan putri asli Betawi, dipercaya memimpin tim ini. Langkah ini menjawab pertanyaan publik mengenai representasi masyarakat Betawi.
Baca Juga: Pramono Anung Siapkan Program Sarapan Gratis, Gandeng UMKM di Sekolah
“Jangan khawatir, kami melibatkan Betawi 1.000 persen,” katanya, menegaskan pentingnya inklusivitas dalam formasi tim.
Berikut daftar lengkap anggota tim transisi yang diumumkan:
Tim Inti
1. Ketua Tim: Ima Mahdiah
2. Koordinator Operasional: Emir Kresna
3. Koordinator Komunikasi: Chiko Hakim
4. Sekretaris: Beno Mohamad Ibnu
Bidang Teknis
1. Sumber Daya Manusia: M. Syafrudin
2. Perencanaan: Mangatta Toding Allo
3. Keuangan: Yustinus Prastowo
4. Infrastruktur: John Oddius
5. Teknologi Informasi: Yunarto Wijaya
Bidang Kebijakan
1. Kebijakan Publik: Nirwono Joga
2. Kebijakan Ekonomi: Agus Haryadi
3. Kebijakan Sosial dan Budaya: Dedi Wijaya
4. Kebijakan Lingkungan Hidup: Prof. Firdaus Ali
5. Kebijakan Kesehatan: Charles Honoris
Tim Pendukung
1. Wakil Sekretaris: Desa Pridini
2. Asisten Data dan Komunikasi: Mandira Bienna Elmir
Pramono menegaskan, operasional tim transisi dibiayai secara mandiri tanpa menggunakan dana publik.
Selain itu, ia berjanji turun langsung menyelesaikan berbagai persoalan warga, mulai dari penguatan program Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat, hingga solusi konkret untuk Kampung Bayam, Kampung Akuarium, dan Tanah Merah.
"Kami akan keliling 300 titik di Jakarta untuk memahami masalah langsung dari masyarakat. Ini janji kami sejak kampanye, dan kami siap menepatinya," pungkasnya.
Dengan pendekatan profesional, inklusif, dan berbasis solusi, tim transisi ini diharapkan bisa membawa perubahan nyata yang lebih baik bagi Ibu Kota.
Baca Juga: Piala FA: Liverpool Lumat Accrington Stanley 4-0, Federico Chiesa Cetak Gol Pertama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









