Pramono Apresiasi Aksi Heroik PPSU Mengadang Motor Nakal di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki Sindir Lemahnya Pengawasan

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengundang puluhan anggota Pasukan Oranye atau PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) ke Balai Kota, Rabu (23/4/2025), dalam sebuah acara penghargaan khusus.
Dalam kesempatan itu, Pramono memberikan apresiasi kepada para petugas PPSU yang dengan berani mengadang pengendara sepeda motor yang nekat melintasi trotoar—area yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki.
"Yang seperti ini harus diberi penghargaan. Mereka sudah menunjukkan keberanian menegakkan aturan demi ketertiban kota," ujar Pramono.
Menurut Pramono, tindakan tegas dari para petugas PPSU patut dijadikan teladan, terutama di tengah kondisi Jakarta yang masih menghadapi banyak tantangan dalam penegakan ketertiban ruang publik.
Namun, di balik apresiasi tersebut, kritik terhadap lemahnya pengawasan di lapangan terus bermunculan.
Pendiri Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus, menilai bahwa penertiban fungsi trotoar di Jakarta saat ini semakin mengendur, terutama pada jam-jam sibuk.
“Pengawasan oleh Satpol PP melemah. Banyak pelanggaran oleh pengendara motor yang naik ke trotoar tak mendapat tindakan,” tegas Alfred.
Baca Juga: Zulhas Klaim Stok Beras Aman hingga 2026: Indonesia Tak Perlu Impor Lagi
Ia menilai, kondisi ini membuat trotoar yang seharusnya aman bagi pejalan kaki kembali dikuasai oleh pelanggar.
Koalisi Pejalan Kaki pun mendesak Pemprov DKI untuk segera memperbaiki sistem pengawasan dan kembali menegakkan aturan secara konsisten.
“Penghargaan kepada PPSU itu bagus, tapi harus diikuti dengan kebijakan penertiban yang kuat dari pemerintah,” pungkas Alfred.
Ketegasan di lapangan dan konsistensi kebijakan dinilai menjadi kunci dalam mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang aman dan nyaman bagi pejalan kaki di Ibu Kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









