Cegah Parkir Liar, Awas Sekarang Ada Banyak CCTV di Blok M!

AKURAT.CO Untuk menertibkan parkir liar yang masih marak terjadi, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana memasang sejumlah kamera CCTV di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam mendukung ketertiban lalu lintas, terutama setelah rampungnya revitalisasi Terminal dan Mal Blok M yang kini dikenal sebagai Blok M Hub.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyampaikan bahwa pemasangan kamera akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. “Ya, secara keseluruhan semuanya bertahap akan dilakukan pemasangan CCTV di Blok M,” ujarnya kepada awak media pada Sabtu, 25 Mei 2025.
Baca Juga: PIK 2–Blok M Kini Terhubung: Langkah Strategis Perkuat Pariwisata di Utara Jakarta
Terapkan Sistem Seperti di Tanah Abang
Syafrin menambahkan bahwa sistem pemantauan yang akan diterapkan di Blok M mengadopsi pendekatan yang telah terbukti efektif di kawasan Tanah Abang.
Sebelumnya, dishub telah memasang CCTV di delapan titik strategis yang dikenal rawan pelanggaran parkir liar di Tanah Abang. Pemasangan ini dimulai dari dua unit awal dan terus dikembangkan sesuai kebutuhan lapangan.
Beberapa titik yang kini diawasi kamera di Tanah Abang antara lain:
- Area depan PO RSUD Tanah Abang menuju Underpass
- Blok G Tanah Abang
- Metro Blok B
- Wilayah Tanah Abang Pemadam
- PTZ TL Blok A
- Pintu Timur Blok A S
- Blok C Tanah Abang
Semua kamera ini telah aktif dan dimonitor secara real-time.
Baca Juga: Pedagang di Skybridge Tanah Abang Demo Tuntut Harga Sewa Kios Turun Jadi Rp800 Ribu
Terhubung ke Pusat Operasi dan Siap Lakukan Penindakan
CCTV yang akan dipasang di Blok M nantinya akan langsung terhubung ke Network Operation Center (NOC) Dishub Jakarta. Melalui sistem ini, petugas bisa mendeteksi keberadaan kendaraan yang parkir sembarangan hanya dalam hitungan detik. Saat ditemukan pelanggaran, petugas dari tim gabungan Lintas Jaya akan langsung dikerahkan untuk melakukan penertiban di lokasi.
“Begitu terpantau ada potensi pelanggaran, seperti satu atau dua kendaraan mulai parkir sembarangan, petugas langsung kami kirim ke titik tersebut,” jelas Syafrin.
Langkah ini juga sebagai upaya memberantas praktik liar juru parkir yang kerap memanfaatkan area terlarang untuk memungut bayaran parkir secara ilegal. Dengan pengawasan CCTV, segala bentuk pelanggaran dapat dipantau dengan lebih efektif dan ditindak secara cepat.
Solusi Teknologi untuk Transportasi Kota yang Tertib
Pemasangan kamera pengawas ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah provinsi dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib dan modern.
Selain mendukung fungsi revitalisasi Blok M Hub sebagai pusat integrasi transportasi dan gaya hidup, pengawasan ketat ini diharapkan mampu memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan serta pejalan kaki.
Dengan dukungan teknologi dan penegakan hukum yang konsisten, kawasan Blok M diharapkan terbebas dari masalah parkir liar yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan dan kesemrawutan di kawasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





