Pramono Anung Pastikan Sekolah Tatap Muka di Jakarta Siap Dibuka Lagi

AKURAT.CO Kegiatan belajar tatap muka di sekolah akan dibuka kembali jika kondisi Jakarta sudah kembali normal.
Saat ini, kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih diberlakukan Pemerintah Provinsi Jakarta di sejumlah sekolah.
"Kalau melihat perkembangan yang ada di Jakarta, kalau memang kemudian sudah bisa normal, ya tentunya akan kembali ke sekolah. Tapi dalam instruksi yang dikeluarkan oleh kepala dinas memang saya minta untuk tidak ada batas waktunya, setiap saat bisa dicabut," jelas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Makin Bengkak, Kerugian Jakarta Akibat Demo Ricuh Kini Capai Rp80 Miliar
Pramono menegaskan aturan PJJ bersifat sementara dan fleksibel. Begitu situasi di lapangan terkendali, para siswa akan kembali mengikuti pembelajaran tatap muka seperti biasa.
Selain soal sekolah, Pramono juga menyinggung kebijakan Work From Anywhere (WFA).
Menurutnya, aturan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing perusahaan.
Baca Juga: Jakarta Kembali Normal Pasca Demo, Transjakarta hingga MRT Masih Gratis Sampai 8 September
"Kalau untuk perusahaan swasta maupun asing itu kan kewenangan sepenuhnya di perusahaan-perusahaan itu. Tapi saya yakin dengan pendidikan sudah berjalan normal, aktivitas sudah berjalan normal, mereka segera akan menormalkan di kantor masing-masing," ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak 2.829 sekolah di Jakarta memutuskan melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Hal itu agar proses belajar mengajar tidak terganggu akibat dampak kerusuhan dalam unjuk rasa massal beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Usai Demo DPR, Pramono: Stok Pangan di Jakarta Aman, 2.829 Sekolah Terapkan PJJ
Sisanya, 2.439 sekolah masih melakukan pembelajaran tatap muka dan 346 sekolah secara hybrid.
"Kenapa ini dilakukan? Karena bagaimana pun supaya proses pendidikan di Jakarta tidak terganggu," kata Pramono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







