Rano Karno Ajak Warga Jakarta Doakan Korban Bencana Sumatera

AKURAT.CO Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengajak warga Jakarta untuk mengheningkan cipta dan berdoa bagi korban bencana yang terjadi di Sumatera.
Ajakan tersebut disampaikan saat menutup sambutannya dalam acara peluncuran Kartu Layanan Gratis (KLG) Transportasi Umum bagi penyandang disabilitas di Balai Kota Jakarta, Minggu (30/11/2025).
Rano meminta seluruh hadirin, termasuk para penyandang disabilitas, menundukkan kepala sejenak untuk mendoakan warga di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan wilayah lain yang tengah dilanda bencana.
“Kita berdoa bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa bencana di berbagai daerah,” ujar Rano.
Momen doa bersama tersebut menjadi penutup acara dan menunjukkan komitmen Pemprov Jakarta untuk turut merasakan duka masyarakat di daerah lain yang terdampak musibah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait meningkatnya korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Dalam laporan per Sabtu (29/11/2025), jumlah korban jiwa terus bertambah seiring upaya pencarian yang masih berlangsung.
Baca Juga: Bus Listrik Trans Semarang Mulai Uji Coba, Warga Bisa Naik Gratis!
Aceh
Di Aceh, BNPB mencatat 47 orang meninggal dunia, 51 lainnya masih hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka.
Penambahan data tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNPB, Suharyanto, melalui kanal YouTube resmi BNPB.
Sumatera Utara
Sumut menjadi wilayah dengan peningkatan korban paling signifikan.
Jumlah kematian naik menjadi 166 orang, bertambah 60 orang hanya dalam satu hari. Selain itu, masih terdapat 143 orang yang dinyatakan hilang.
Korban berasal dari delapan daerah terdampak:
-
Tapanuli Utara
-
Tapanuli Tengah
-
Tapanuli Selatan
-
Kota Sibolga
-
Humbang Hasundutan
-
Kota Padang Sidempuan
-
Pakpak Bharat
-
Mandailing Natal
Suharyanto menyebut lonjakan ini merupakan hasil temuan tim satgas gabungan yang dipimpin Basarnas.
Sumatera Barat
Di Sumbar, korban meninggal dunia mencapai 90 orang, menjadikan provinsi ini sebagai wilayah dengan korban tertinggi kedua setelah Sumut.
BNPB juga mencatat 85 orang hilang dan 10 luka-luka, dengan tambahan korban terbaru berasal dari Kabupaten Agam.
BNPB menegaskan proses pencarian, evakuasi, dan distribusi bantuan masih terus dilakukan di seluruh wilayah terdampak.
Baca Juga: Soroti Bencana Alam di Sumatera, Meitri Citra Wardani Serukan Pertaubatan Ekologis
Jumlah korban diperkirakan masih dapat bertambah seiring diperolehnya laporan baru dari lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








