Dulu Beratapkan Terpal, Kini Syahrur Punya Hunian Layak: Terima Kasih Pak Prabowo

AKURAT.CO Kehidupan Syahrur Rosi (58) berubah setelah pindah dari bantaran rel Pasar Gaplok ke Hunian Senen, Jakarta Pusat.
Jika sebelumnya ia dan warga lainnya tinggal dalam kondisi sederhana dengan beratapkan terpal, kini mereka menempati hunian yang lebih layak.
"Ya bersyukur, bahagia semuanya. Semuanya, yang awalnya dari atap terpal sekarang jadi kayak rumah. Alhamdulillah bahagia semuanya," kata Syahrur, dalam siaran resmi Bakom RI.
Syahrur menjadi salah satu warga yang merasakan langsung proses pemindahan dari bantaran rel Pasar Gaplok ke Hunian Senen.
Ia mengatakan, warga menyambut baik perpindahan tersebut karena mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Baca Juga: Prabowo Dadakan Kunjungi Hunian Baru Warga Bantaran Rel Stasiun Senen: Semoga Lebih Aman dan Layak
"Dari awal proses pemindahannya dari bantaran rel kereta api Pasar Gaplok ke Hunian Senen, semuanya pada senang warganya karena dikasih tempat sama Pak Prabowo yang lebih layak dari sebelumnya di bantaran rel. Mereka cukup senang dan bersyukur," jelasnya.
Menurut Syahrur, kedatangannya ke Hunian Senen juga mempertemukannya kembali dengan Presiden Prabowo Subianto.
Menjadi kali kedua dirinya bertemu langsung dengan Prabowo. Sebelumnya, ia bertemu Prabowo saat masih tinggal di bantaran rel Pasar Gaplok.
"Ini sudah kedua kalinya. Yang pertama bertemu di bantaran rel Pasar Gaplok dan kedua di Hunian Senen," tutur warga asal Madura itu.
Kedatangan Prabowo ke Hunian Senen, Jumat (28/8/2026) sore juga berlangsung secara tiba-tiba.
Baca Juga: Dari Pinggir Rel ke Rumah Tapak, Warga Bantaran Stasiun Pasar Senen Ucap Syukur ke Prabowo
Syahrur mengatakan, sebelumnya memang terdapat kegiatan warga, termasuk ibu-ibu yang berkeliling menanyakan kondisi warga di hunian tersebut.
"Pak Prabowo datangnya itu dadakan. Dari sore itu ada ibu-ibu yang keliling menanyakan masalah kondisi di Hunian Senen," katanya.
Menjelang waktu magrib, warga kemudian diminta berkumpul di lapangan. Saat warga telah berkumpul, Syahrur melihat mobil Presiden Prabowo datang dari arah belakang.
"Setelah mau kumpul ternyata ada mobil Pak RI (Prabowo) datang dari belakang. Ya mungkin Pak RI Pak Prabowo Subianto mau kasih surprise buat warga Hunian Senen," ujarnya senang.
Syahrur sendiri telah mengelola kawasan bantaran rel sejak 2010. Setelah pindah ke Hunian Senen, ia juga dipercaya menjalankan tanggung jawab untuk membantu mengamankan lingkungan hunian tersebut.
Baca Juga: Prabowo Terima Panglima Jilah di Istana, Soroti Masalah Karhutla dan Peran Masyarakat Adat
"Dari 2010 saya yang mengelola di bantaran rel. Sampai di sini pun saya dikasih tanggung jawab buat mengamankan di Hunian Senen," ujarnya.
Kini, Syahrur menjalani aktivitas sebagai wirausaha. Sementara itu, istri dan anaknya tinggal di Tangerang.
Atas hunian yang kini ditempatinya, Syahrur menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Presiden Prabowo. Ia berharap kebaikan yang diberikan kepada warga dibalas dengan kesehatan dan keberhasilan bagi Prabowo.
"Buat Pak RI 1 (Prabowo), semoga dengan kebaikan Pak RI, Pak Prabowo, makin sehat, makin sukses, panjang umur, dan sukses terus buat Pak Prabowo Subianto. Terima kasih banyak, Pak, atas kebaikan Pak Prabowo ke warga Hunian Senen," jelasnya.
Di Hunian Senen, terdapat sekitar 69 kepala keluarga dengan total 275 orang. Warga juga mulai bergotong royong memenuhi kebutuhan bersama melalui iuran untuk air, listrik dapur, keamanan, dan kebersihan lingkungan.
Baca Juga: Apresiasi Pidato Prabowo, Peserta Muktamar Berharap Sinergi Ulama dan Pemerintah Makin Kuat
Menurut Syahrur, kehidupan baru di Hunian Senen bukan hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga memberikan rasa bahagia bagi warga yang sebelumnya menjalani kehidupan di bantaran rel.
"Ya bersyukur, bahagia semuanya," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








