Bangun Bangsa Conference 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Rentan

AKURAT.CO Bangun Bangsa Conference 2026 resmi digelar di Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Forum tahunan ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat investasi sosial (community investment) serta mendorong pemberdayaan kelompok masyarakat yang selama ini kurang mendapat perhatian.
Head of Corporate & Regulatory Affairs Bentoel Group, Dian Widyanarti, mengatakan, konferensi tahun ini mengangkat tiga tema utama, yakni community investment, designing community, dan investment for social impact.
Menurut Dian, Bangun Bangsa Conference merupakan kelanjutan dari forum yang pertama kali digelar pada 2024. Sebelumnya kegiatan serupa menggunakan nama perusahaan, namun kini hanya menggunakan nama Bangun Bangsa sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.
"Ini sebenarnya forum ketiga yang kami selenggarakan. Dengan nama Bangun Bangsa, ini adalah yang kedua. Kami memulai Bangun Bangsa Conference pada 2024 dan sekarang tetap melanjutkannya dengan semangat yang sama, yaitu menjadi ruang belajar dan kolaborasi," ujar Dian.
Ia menjelaskan, tujuan utama konferensi tersebut adalah menghadirkan kelompok masyarakat yang selama ini kurang terlihat ke ruang publik agar karya dan potensi mereka mendapatkan pengakuan.
Dian mencontohkan program pemberdayaan penyandang disabilitas di Malang yang didukung Bentoel Group.
Melalui pendampingan, para penyandang disabilitas mampu membangun usaha mandiri, mulai dari memproduksi makanan hingga kerajinan dari rumah.
"Masyarakat yang kami bantu sering kali tidak terlihat, bahkan oleh lingkungan sekitarnya sendiri. Kami ingin memberikan ruang agar mereka bisa menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan dan mampu berdaya jika diberi kesempatan," katanya.
Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan tidak bisa dilakukan oleh dunia usaha sendiri.
Karena itu, perusahaan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, hingga para pegiat sosial untuk memperluas dampak program.
Dalam Bangun Bangsa Conference 2026, berbagai pemangku kepentingan dihadirkan melalui diskusi panel guna saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai tantangan pemberdayaan masyarakat.
"Kami percaya kami belum sempurna. Karena itu kami menghadirkan pelaku community investment, akademisi, pemerintah, hingga organisasi masyarakat agar bisa saling belajar dan menemukan cara yang lebih baik dalam menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Moto3 Inggris: Veda Ega Makin Pede Tatap Paruh Kedua, Dimulai di Silverstone
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





