Intelijen Asing Intervensi Pilpres, Begini Jawaban Polri

AKURAT.CO Polri menyikapi kabar dan kekhawatiran sejumlah pihak mengenai adanya operasi yang dilakukan intelijen asing pada Pilpres 2024. Kabaharkam Polri, Komjen Fadil Imran menilai dugaan tersebut berlebihan.
Menurut Fadil, beredarnya informasi asing ikut bermain pada pilpres bukan bersumber dari Polri. Sebaliknya, Korps Bhayangkara menilai kemungkinan tersebut kecil terjadi sekalipun tidak menjamin 100 persen.
“Tidak ada statement dari saya yang mengatakan bahwa ada uang asing yang mengalir kepada capres dan cawapres, terima kasih ya, tolong diluruskan ya,” kata Fadil, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11/2023).
Baca Juga: Optimalkan Intelijen Penegakan Hukum Untuk Pemilu Damai
Kekhawatiran adanya agenda asing turut disuarakan anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Alhabsyi ketika rapat kerja bersama Polri, membahas persiapan pengamanan Pemilu 2024.
Fadil mengakui adanya permainan asing tak menutup kemungkinan. Terlebih Indonesia negara kepulauan yang berdampingan dengan sejumlah negara lain. Artinya, ada saja celah untuk masuk dan beroperasi melalui saluran yang tersedia.
Baca Juga: Jokowi Punya Data Intelijen Parpol, DPR Belum Wacanakan Hak Angket
“Kan kita punya konsekuensi dengan negara berjumlah penduduk tinggi secara geopolitik, geostrategis, letaknya di tengah-tengah benua Australia dan benua Asia, dan sebagainya, nah sangat mungkin ada kepentingan-kepentingan asing, nah itu harus kita perhitungkan gitu,” bebernya.
Dalam rapat bersama Komisi III, disinggung adanya analisa permainan asing melalui operasi intelijen melalui agenda suksesi kepemimpinan nasional. Analisa yang muncul menyinggung geografi dan demografi Indonesia dalam sudut pandang geopolitik global.
“Ini sekaligus sebagai ajang klarifikasi dari kami bahwa kami tidak mengatakan ada capres-cawapres yang dibiayai oleh asing,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








