Gibran Pamer Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Solo, Ingin Terapkan di Semua Kota

AKURAT.CO - Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka pamer prestasi di Solo. Gibran mengatakan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) yang dibangunnya menjadi solusi atas persoalan sampah di Solo.
"Kita baru saja meresmikan pembangkit listrik tenaga sampah. Kita harapannya permasalah sampah di Solo dapat terselesaikan," kata Gibran dalam sesi wawancara yang diunggah di kanal YouTube Kumparan dikutip Akurat.co, Kamis (7/12/2023).
Gibran menuturkan lima tahun pertama PLTSa akan fokus mengolah sampah di Solo. Kemudian, langkah tersebut diproyeksikan dapat menjawab masalah di kota-kota lain.
"PLTSa ini memang kita buat bukan cuma untuk Solo, tapi juga untuk kota-kota sekitarnya," ujarnya.
"Karena nanti kapasitasnya, 5 tahun pertama kita akan fokus di gunung sampah kita sendiri. Nah nanti habis, otomatis kita harus mengambil sampah-sampah dari kota lain juga," tambahnya.
Baca Juga: Gibran Bagi-bagi Susu dan Buku Tulis di Penjaringan
Lebih lanjut Gibran optimistis proyek PLTSa itu akan berjalan sesuai target. Tak hanya menyelesaikan masalah gunungan sampah, PLTSa juga memberikan energi listrik hingga 8 megawatt.
"Dan semuanya zero waste, itu saya sih yang paling penting. Kan sekarang masalah yang paling mendasar di semua kota kan pasti kemacetan, sampah, polusi. Ya kita selesaikan satu per satu," ucapnya.
Gibran mengatakan, permasalahan yang ada di kota, terutama sampah akan sulit dipecahkan jika tidak ada partisipasi masyarakat. Ia pun mendorong warga Solo dari tingkat RT dan RW untuk membantu memilah sampah sebelum diolah PLTSa.
Baca Juga: Gibran Bakal Gandeng UEA, Bangun RS Unggulan di Seluruh Kota
Gibran menjelaskan selain menghabiskan gunungan sampah, kehadiran PLTSa juga menekan masalah bau sampah dan resiko kebakaran sampah. Ia pun mengatakan teknologi tersebut juga menarik pemerintah kota lain untuk turut mempelajari PLTSa.
"Banyak yang udah belajar ke sini kok, Wali Kota Tangerang dan lain-lain karena ingin melihat ini, teknologi yang kita pakai itu efektif apa enggak," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







