Serangan Fajar Marak di Desa, Taji Bawaslu Ditunggu

AKURAT.CO Aksi politik uang atau serangan fajar diyakini masif terjadi pada pedesaan, dengan menyasar segmen pemilih tertentu. Bawaslu harus mampu mengambil peran kalau mau serius mencegah politik uang.
SMRC menemukan data berdasarkan hasil survei nasional November 2023 bahwa jumlah pemilih yang terbuka dengan politik uang sebesar 44 persen. Kalau diteliti lebih dalam lagi, mereka berdomisili pada pedesaan dan mayoritas kalangan tua dan ibu-ibu.
"Jadi peperangannya di sana (pedesaan), yang antipolitik uang, yang memang menerima amanat negara, UU, Bawaslu fokus saja di sana, di pedesaan. Jaga kalangan ibu-ibu, orang tua dan mereka yang kurang terpelajar," kata pendiri SMRC, Saiful Mujani, dalam diskusi bedah politik yang tayang pada kanal Youtube SMRC TV, Kamis (21/12/2023).
Baca Juga: Bawaslu Minta Masyarakat Lapor Jika Temukan Dugaan Politik Uang Di Masa Kampanye
Menurutnya, politik uang masih menjadi tren karena tak lepas dari sikap para kontestan maupun timses Pemilu 2024. Padahal politik uang tidak efektif dalam mendongkrak suara.
Data dari SMRC menyebutkan, 44 persen pemilih yang terbuka menerima uang untuk memilih, belum tentu mencoblos pemberi uang itu. "Mayoritas oke uang diambil tetapi memilih belum tentu," ujar Saiful.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







