Surat Suara di Taipei Tercoblos, KPU Jangan Buang Badan

AKURAT.CO KPU diminta tidak buang badan menyikapi kasus sudah tercoblosnya surat suara di Taipei. Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo menyebutkan, klarifikasi yang disampaikan KPU terhadap kasus tersebut belum menjawab persoalan.
Wahyu mengatakan, pernyataan KPU yang menyebut Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Taipei melakukan pelanggaran atas kasus tersebut, tidak cukup. KPU diminta memberi perhatian serius terhadap kasus ini.
"Seharusnya KPU RI memberikan perhatian yang lebih serius mengenai hal ini," kata Wahyu dalam keterangan tertulis, yang diterima di Jakarta, Rabu (27/12/2023).
Baca Juga: KPU Hanya Bentuk 128 PPLN, Korut Dan Afghanistan Absen
Wahyu menyayangkan sikap KPU yang tidak mengakui adanya surat suara yang dikirim PPLN Taipei sebelum waktunya. Total sebanyak 31.276 amplop yang berisi 65.552 surat suara Pilpres dan Pileg DPR RI Dapil DKI Jakarta 2, telah tersalurkan.
"Peredaran amplop di luar jadwal ini adalah bentuk ketidaktaatan dan keteledoran PPLN Taipei," ujarnya.
Baca Juga: Merasa Difitnah Ketua KPU, Roy Suryo Siapkan Jalur Hukum
Sesuai dengan Lampiran 1 Peraturan KPU (PKPU) 25/2023 tentang Pemungutan Suara, surat suara untuk pemilih yang memilih menggunakan metode pos didistribusikan tanggal 2 hingga 11 Januari 2024. Sedangkan PPLN PPLN Taipei mengirimkan surat suara pada 18 dan 25 Desember 2023.
"Ini memperlihatkan bahwa penyelenggara dan penyelenggaraan pemilu RI di luar negeri masih dilakukan secara asal-asalan, sembrono dan tidak profesional," kecam Wahyu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








