Wasiat Rizal Ramli: Dimakamkan Tanpa Upacara Kenegaraan

AKURAT.CO Jubir keluarga almarhum Rizal Ramli, Yosef Sampurna Nggarang, membeberkan wasiat eks Menteri Maritim. Rizal mengaku tak mau dimakamkan dengan upacara kenegaraan, sekalipun memiliki hak.
Pesan terakhir almarhum, ingin dimakamkan dalam satu liang lahat bersama istri, yang telah berpulang lebih dulu. Rizal meninggal dunia di RSCM, Jakarta, Selasa (2/1/2024), setelah berjuang melawan kanker pankreas.
“Iya, beliau dimakamkan dengan mendiang istri Ibu Hera, dan kemudian juga tidak dimakamkan secara kenegaraan meskipun beliau pejabat, karena itu memang wasiat beliau, karena dia lebih dekat dengan semua orang, dengan rakyat dan lain-lain,” kata Yosef, selepas prosesi pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta, Kamis (4/1/2024).
Baca Juga: Keluarga Apresiasi Menteri Basuki Iringi Detik-detik Pemakaman Rizal Ramli
Yosef mengungkapkan pula bahwa Rizal menolak meneken surat pensiun, ketika diberhentikan dari jabatan Menteri Maritim, pada periode pertama pemerintahan Jokowi. Rizal mengartikan jabatan yang diemban sebatas amanah, dan tak mau menuntut atau menerima hak-hak sekalipun disediakan negara.
“Beliau juga menolak ketika disodorkan form untuk pensiun sebagai menteri dulu, dia menolak itu semua karena dia bilang bahwa jabatan itu hanya amanah,” bebernya.
Baca Juga: Kabar Duka, Ekonom Senior Rizal Ramli Tutup Usia
Yosef juga menyebut, Rizal sengaja menyembunyikan sakit keras yang diderita karena tak mau merepotkan banyak orang. Dia menganggap sifat Rizal tersebut tipikal orang pergerakan.
“Pak Rizal Ramli selama ini tidak memberitahukan sakitnya karena sifat beliau itu tidak mau merepotkan orang, dan itu tipikal memang sakit kalau orang pergerakan. Karena memang beliau itu tidak pernah bicara hal yang pribadi. Dia hanya setia pada visi dan ideologi,” ujar Yosef, dengan suara tertahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







