Wapres: Pemberian Bansos Murni Tanpa Kepentingan Politik

AKURAT.CO Wapres Ma’ruf Amin meminta warga tak segan melapor kalau menerima bansos dengan iming-iming politik. Wapres menegaskan bansos merupakan pemberian negara untuk rakyat tanpa melihat golongan.
Ma’ruf menegaskan, kalau ada iming-iming politik untuk memberi dukungan kepada partai atau kandidat tertentu, pemberian bansos menjadi salah total. Dirinya meminta banyak pihak mengedukasi masyarakat secara benar, tanpa dicampur kepentingan politik.
"Bansos diberi ke semua golongan tanpa harus memilih ini-itu. Enggak ada," kata Wapres di Yogyakarta, Selasa (9/1/2024).
Baca Juga: Beda dengan Jokowi, Wapres Ma'ruf Puas Saksikan Debat Pilpres
Dirinya juga mengingatkan program bansos sudah dianggarkan negara jauh sebelum tahapan Pemilu 2024. Artinya sudah dirancang terlebih dulu tanpa melihat adanya tahapan suksesi nasional.
"Enggak ada saya (beri bansos) disuruh begini-begini (iming-iming memilih). Mudah-mudahan yang lain ketika menyampaikan bansos seperti itu juga," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







