Sanksi Tilang ETLE Tetap Berlaku Selama Arus Mudik Lebaran 2024

AKURAT.CO Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, mengatakan sanksi tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan tetap diberlakukan selama arus mudik. Hanya saja, penilangannya hanya dilakukan di titik ETLE pintu tol dalam kota.
"Hanya di pintu tol dalam kota saja. Jadi di Cawang, kemudian gerbang tol arah Jabodetabek," kata Aan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2024).
Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Pemberlakuan Sistem One Way Saat Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024
Selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2024, sistem ganjil genap akan diterapkan pada jalan tol mulai dari KM 0 hingga KM 414 (exit tol) Kalikangkung, Jawa Tengah, selama arus mudik dan balik Lebaran 2024.
Sistem ini tetap berlaku karena V/C ratio yang diukur masih tinggi. V/C Ratio adalah jumlah kendaraan pada satu segmen jalan dalam satu waktu dibandingkan dengan kapasitas jalan.
Selain itu, contra flow dan one way juga dianggapnya tidak dapat mengatasi kepadatan arus mudik dan balik mudik Lebaran 2024.
"Itu (awalnya) opsi akhir memang, setelah kita simulasi v/c ratio-nya masih tinggi. Kita masukan gage turun menjadi 0,7 (V/C rationya),"
Aan mengungkapkan penghitungan awal menunjukan V/C ratio arus lalu lintas di jalan tol berada di angka 1,7. Yang berarti, arus kendaraan sangat padat, bahkan diam tidak bergerak.
"Stuck, kalau kita tidak melakukan intervensi tadi mulai contra flow, pembatasan jalan dan gage," tambahnya.
Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Pemberlakuan Contra Flow dan Ganjil-Genap Saat Mudik dan Arus Balik 2024
Diketahui, Polri akan menggelar Operasi Ketupat pada 4 sampai 16 April 2024. Demi mengantisipasi berbagai hal untuk kelancaran arus mudik dan balik, yang diprediksi ada 193,6 juta orang yang melakukan perjalanan.
Oleh karena itu, 145 ribu personel akan dikerahkan pada operasi ini. Diantaranya, anggota Polri sebanyak 76.192 personel dan instansi terkait sebanyak 68.969 personel, mereka akan disebar di sejumlah titik untuk pengamanan dan memastikan lancarnya mudik.
Selain itu, pihaknya akan menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas, seperti contraflow, sistem satu arah (one way) dan penerapan ganjil-genap sebagai alternatif terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







