Jadi Hutan Kota Terbesar di Jakarta, DPRD Dorong Revitalisasi Ragunan

AKURAT.CO Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Boyke Hasiholan, menilai revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan sudah menjadi suatu keharusan. Sebab, Ragunan menjadi aset penting yang dimiliki Jakarta karena menjadi hutan kota terbesar.
Menurutnya, fungsi Taman Margasatwa Ragunan juga sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang mudah diakses semua lapisan masyarakat.
"Revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan memang sudah dilakukan secara bertahap hingga saat ini. Kita berharap, revitalisasi tersebut tetap dengan memperhatikan kesejahteraan satwa yang ada di sana," kata Boyke di Jakarta, Jumat (7/6/2024).
Baca Juga: Cara Beli Tiket Ragunan Saat Libur Lebaran 2024
Dia menilai, Ragunan berfungsi sebagai sarana pendidikan dan rekreasi yang bersifat pendidikan lingkungan, flora dan fauna. Untuk itu, Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu mendorong revitalisasi harus berfokus pada konservasi Margasatwa baru kemudian dilanjutkan ke ranah rekreasi.
"Ragunan diperbaiki dalam upaya untuk meningkatkan kenyamanan para pengunjung taman margasatwa satu-satunya di Jakarta itu," ujarnya.
"Saat ini, sarana prasarana seperti ketersediaan kandang masih kurang. Jumlah koleksi satwa juga terbilang belum mencukupi dibandingkan kebon binatang di kota-kota metropolitan di dunia," jelasnya.
Taman Margasatwa Ragunan atau juga disebut Kebun Binatang Ragunan adalah sebuah kebun binatang yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia.
Kebun binatang seluas 140 hektare ini didirikan pada tahun 1864. Di dalamnya terdapat berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen. Kebun binatang ini memiliki banyak spesies hewan yang langka antara lain kakatua, orangutan, gorila, anoa dan gajah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







