Berhari-hari Diguyur Hujan, Kualitas Udara di Jakarta Masuk Kategori Sedang

AKURAT.CO Kualitas udara di Jakarta mulai membaik, setelah sempat menempati posisi teratas dengan kategori tidak sehat. Membaiknya kualitas udara dipengaruhi hujan yang mengguyur Jakarta beberapa hari ini.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 11.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di urutan ke-46 dengan angka 60 atau masuk dalam kategori sedang.
Angka itu memiliki penjelasan kategori tingkat kualitas udaranya sedang. Di mana kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.
Baca Juga: Awal Juli, Kualitas Udara Jakarta Masih Tidak Sehat
Sedangkan kualitas udara denga rentang PM2,5 sebesar 101-150 masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
Kemudian, kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.
Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.
Meski demikian, Kota Batam justru menempati peringkat ke-6 dengan angka 122 atau masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Sementara Kota Medan menempati urutan ke-53 dengan angka 55 atau masuk kategori sedang.
Untuk itu, kelompok sensitif sebaiknya mengurangi aktivitas outdoor. Tutup jendela Anda untuk menghindari udara luar yang kotor.
Jika harus beraktivitas di luar ruangan, kelompok sensitif disarankan memakai masker agar terhindar dari udara kotor. Selain itu, kelompok sensitif juga diimbau untuk mulai pembersihan udara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






