Sengaja Tak Mundur dari Kursi Menhan, Prabowo Diberi Kemudahan Jokowi untuk Sinkronisasi

AKURAT.CO Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, disebut diberikan kemudahan oleh Presiden Joko Widodo untuk mempersiapkan transisi pemerintahan pada Oktober mendatang.
Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa Prabowo tidak mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan.
Berbeda dengan Wakil Presiden RI terpilih, Gibran Rakabuming Raka, yang memang memilih mundur dari kursi Wali Kota Surakarta.
Baca Juga: Pahala Nainggolan, Johanis Tanak dan Nurul Ghufron Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, hal itu menjadi keistimewaan yang dimiliki Prabowo saat ini.
Karena dengan begitu, proses sinkronisasi diyakini bisa berjalan dengan mulus.
"Kenapa Pak Prabowo enggak mundur? Tidak, justru karena beliau Menhanlah beliau mudah melakukan sinkronisasi dengan Pak Jokowi. Sehingga Pak Jokowi memberikan fasilitas, misalnya agar timnya Pak Prabowo itu bisa terlibat penyusunan APBN 2024-2025. Nah, itu tidak pernah terjadi dalam sejarah loh dan itu mulus sekali," jelasnya dikutip dari Youtube Cokro TV, Rabu (24/7/2024).
Baca Juga: ASEAN Championship: Jelang Semifinal, Indra Sjafri Lebih Sering Lawan Thailand Ketimbang Malaysia
Dahnil menyebut itu sebagai keistimewaan karena tidak pernah terjadi pada pemerintahan periode-periode sebelumnya.
Ia mencontohkan ketika Jokowi terpilih sebagai presiden pada 2014.
Di mana Jokowi butuh waktu untuk melakukan sinkronisasi dari kepemimpinan dari Susilo Bambang Yudhyono.
Dahnil berharap, kemudahan yang dimiliki Prabowo saat ini bisa menjadi budaya dalam kepemimpinan yang akan datang, meskipun antara yang menjabat dan melanjutkan punya garis politik berbeda.
Baca Juga: Jubir Prabowo Jelaskan Sumber Anggaran Program Makan Bergizi Gratis
"Nah, makanya Pak Prabowo mendapat kemudahan hari ini. Dan mudah-mudahan tradisi seperti ini bisa berlanjut justru, terlepas apakah dia satu garis politik atau tidak satu garis politik. Jadi, presiden yang menjadi suksesornya memberikan peluang untuk terlibat secara langsung persiapan menjelang pergantian kepemimpinan," terangnya.
Sebagai informasi, dalam persiapan transisi kepemimpinan, Prabowo telah membentuk Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran.
Selain itu, Presiden Jokowi juga mengangkat dua kader Partai Gerindra sebagai wakil menteri, yakni Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Thomas Djiwandono menjadi Wakil Menteri Investasi.
Baca Juga: Kongres Luar Biasa PWI Pusat Mustahil Diselenggarakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







