Akan Kunker ke Luar Negeri, Prabowo Minta Izin ke Rakyat: Bukan Jalan-jalan ya

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto meminta izin kepada masyarakat, sebelum melakukan kunjungan kerja ke luar negeri untuk menghadiri berbagai pertemuan.
Sejatinya, Prabowo mengaku lebih suka untuk mengurusi berbagai persoalan di dalam negeri. Namun, dirinya mendapat beberapa undangan pertemuan yang harus dipenuhi.
Adapun, agenda yang akan dia hadiri di antaranya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Brasil, pada 14-16 November dan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Peru pada 13-16 November.
"Saya sendiri, sebetulnya saya ini mau konsentrasi dalam negeri. Tapi salah satu kewajiban pertama harus berangkat ke APEC, ke G20," kata Prabowo saat berpidato dalam acara deklarasi GSN di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2024).
Baca Juga: RK Temui Prabowo dan Jokowi di Tengah Stagnasi Elektabilitas: Dongkrak Dukungan atau Blunder?
Selain itu, dirinya juga mendapat undangan dari dua negara yang memiliki kekuatan besar di dunia, yakni China dan Amerika.
"Saya juga diundang ke China Begitu diundang ke China, Amerika juga ngundang. Waduh, ini dua kekuatan besar ngundang. Ya enggak berani saya nolak. Iya kan? Demi rakyat, harus saya berangkat ke situ," tuturnya.
Oleh karena itu, Prabowo meminta izin kepada masyarakat agar kunjungan kerjanya ini tidak dianggap sebagai agenda jalan-jalan.
"Ya, jadi saya minta izin, bukan Prabowo jalan-jalan ke luar negeri ya. Saya lebih suka di dalam negeri, saya lebih suka ngurus saudara-saudara sekalian," ujarnya.
Menurut Prabowo, kunjungan kerja ini harus dilakukan demi menjaga hubungan baik antara Indonesia dengan negara-negara di dunia. Di sisi lain, Indonesia juga harus menegaskan sikapnya sebagai negara yang bebas aktif tanpa berpihak ke salah satu blok.
"Tapi, untuk rakyat, saya juga harus berhubungan baik dengan semua negara. Karena Indonesia, mengambil jalan seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







