PKS Dukung Pembangunan Desa untuk Memperkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Energi

AKURAT.CO Wakil Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Amin Ak menegaskan, pembangunan desa merupakan kunci keberhasilan dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian energi nasional.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Indonesia memiliki 84.276 desa. Dengan alokasi Dana Desa sebesar Rp71 triliun pada tahun ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa.
“Peningkatan alokasi Dana Desa yang mencapai rata-rata 21,3 persen per tahun sejak 2015 telah meningkatkan jumlah desa mandiri, dari 174 desa pada 2015 menjadi 17.203 desa pada 2024,” ujar Amin Ak dalam keterangannya, Sabtu (19/1/2025).
Amin menjelaskan, desa memiliki peran penting dalam mendukung produksi pangan nasional.
Oleh karena itu, pemerintah desa diharapkan untuk mengelola lahan pertanian dengan baik, memberikan pelatihan kepada petani, serta membangun infrastruktur pendukung seperti irigasi.
Baca Juga: Forum Lintas Pengprov Pelti Desak Munaslub demi Masa Depan Tenis Indonesia
Diversifikasi pangan juga menjadi salah satu prioritas, dengan mendorong penanaman berbagai jenis tanaman yang lebih tahan terhadap perubahan iklim dan bencana alam.
PKS juga mendukung pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Berdasarkan data Kementerian Desa, tercatat ada 45.233 BUMDes aktif, meskipun banyak yang menghadapi tantangan, seperti minimnya modal dan kurangnya kapasitas sumber daya manusia.
“Sejumlah BUMDes telah membuktikan diri sebagai penggerak ekonomi dengan omset hingga puluhan miliar rupiah per tahun. Ini menunjukkan bahwa dengan manajemen yang baik dan inovatif, BUMDes bisa tumbuh dan berkembang,” tambah Amin.
PKS berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan desa yang inovatif, mandiri, dan sejahtera, sebagai pondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dengan semangat gotong royong, saya yakin desa-desa di Indonesia akan menjadi motor penggerak utama ekonomi bangsa,” tegas Amin Ak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









