Efisiensi Anggaran Berlaku untuk Semua Lembaga, Termasuk DPR RI

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menegaskan, kebijakan efisiensi anggaran berlaku untuk semua lembaga, termasuk DPR RI.
"Iya, semua lembaga," kata Adies saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (4/2/2025).
Namun, saat ditanya mengenai jumlah pemotongan anggaran di DPR, Adies mengaku tidak mengetahui angka pastinya.
"Enggak hafal kita, kita enggak urusin," ujarnya.
Ia menekankan, efisiensi tersebut mencakup seluruh aspek anggaran tanpa adanya tambahan alokasi baru, termasuk dalam hal perjalanan dinas.
Baca Juga: RUU BUMN Resmi Disahkan DPR, Ini Isinya
"Yang penting semua lembaga terkena efisiensi, tetapi untuk tambahan-tambahan anggaran tidak ada, begitu juga dengan uang perjalanan dinas," tegasnya.
Pemerintah sebelumnya telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, yang mengarahkan efisiensi anggaran belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp 256,1 triliun.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menerbitkan Surat Nomor S-37/MK.02/2025, yang meminta setiap K/L untuk mengidentifikasi dan mengusulkan revisi anggaran pada 16 pos belanja tertentu.
Namun, dalam implementasinya, terdapat 16 K/L yang tidak terkena efisiensi anggaran pada tahun 2025, salah satunya adalah DPR RI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








