Pemerintah Gelar Rapat Evaluasi Program MBG, Kasus Keracunan Makanan Jadi Sorotan

AKURAT.CO Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah telah menggelar rapat evaluasi terkait dengan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Dia pun menyampaikan permohonan maaf, atas berbagai insiden tak terduga yang terjadi selama program MBG berlangsung. Termasuk terkait dengan adanya dugaan insiden keracunan yang dialami sejumlah pelajar.
"Kita mengevaluasi pelaksanaan selama lima bulan, ada catatan-catatan kecil, kejadian-kejadian, yang pertama tentu mewakili pemerintah kami memohon maaf yang sebesar-besarnya," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/5/2025).
Baca Juga: Badan Gizi Nasional Harus Terapkan SOP di Semua Lini Wujudkan Zero Accident Program MBG
Dia menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan memastikan program tersebut bisa berjalan dengan maksimal.
"Kita berkomitmen tadi untuk tidak boleh lagi ada kejadian yang terulang, maka semua kita evaluasi, semua kita perbaiki mana yang harus kita berikan atensi lebih," ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga tengah berupaya untuk melakukan percepatan agar penerima manfaat program MBG bisa terus meningkat signifikan setiap harinya.
"Rapat tadi pagi juga membicarakan mengenai koordinasi untuk mempercepat dan memastikan bahwa target pemerintah untuk secepatnya, sebanyak-banyaknya penerima manfaat MBG ini bisa berjalan dengan baik, karena ini membutuhkan kerjasama dengan semua lintas kementerian," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








