Yamaha Musik Dukung Talenta Siswa SD Lewat Lomba Pianica Nasional 2024

AKURAT.CO PT Yamaha Musik Indonesia Distributor, sukses menggelar kompetisi bertajuk Lomba Pianica Nasional 2024, untuk melanjutkan program pengembangan bakat dan kreativitas para pelajar sekolah dasar nasional melalui seni musik bermain Pianica.
Acara kompetisi yang terselenggara sejak 2023 ini, digelar Yamaha Musik bekerjasama dengan Puspresnas Kemendikbudristek, Pengurus Besar Persatuan Drum Band Indonesia (PB-PDBI) dan Asosiasi Pengajar Seni Melodika Indonesia (APSMI).
Yamaha Musik sebagai inisiator acara ini, melaksanakan pembangunan bidang pendidikan dan kebudayaan sejak usia dini lewat pendidikan musik.
Baca Juga: WhatsApp Hadirkan Fitur Baru untuk Personalisasi Status dengan Musik, Stiker dan Tata Letak
"Lomba Pianica Nasional, diselenggarakan pada tahun 2023 setelah pandemi Covid 19, diharapkan dapat pula melahirkan talenta-talenta baru atau musisi berbakat," kata Presiden Direktur Yamaha Musik Indonesia, Hisayoshi Matsui, Selasa (10/6/2025).
Acara lomba ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan training online musik untuk guru-guru sekolah dasar tahun 2022-2024, dan juga merupakan bagian dari kegiatan CSR Yamaha untuk mendukung pendidikan karakter melalui kegiatan bermusik di sekolah.
Acara Lomba Pianica Nasional ini bermula, setelah guru-guru sekolah dasar dari kelas 1 - 6 (kerjasama dengan Dirjen GTKPG, Kemendikdasmen) mengadakan Webinar Musik, untuk sebagai kelanjutannya, ide kompetisi ini muncul untuk memotivasi para guru dan siswa memiliki semangat belajar musik.
Kontrak Yamaha & Dirjen GTKPG itu sendiri dikukuhkan dalam kontrak : Pelatihan Daring Seni Musik Kurikulum Merdeka berdasarkan PKS. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air, dan menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan talenta yang mereka miliki.
"Selain itu, acara ini juga mendorong potensi para pengajar meningkatkan kompetensi mereka sekaligus mendapatkan inspirasi baru dalam pendampingan siswa dalam kegiatan seni budaya," kata Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Irene Herdjiono.
Lomba Pianica Nasional 2024, memberikan kesempatan kepada peserta yang terpilih untuk menampilkan kemampuannya di hadapan umum dan orang tua. Mereka juga bertemu peserta lain dari daerah luar Jakarta, sehingga membuat peserta bersemangat untuk belajar lagi.
Baca Juga: Pemerintah Perkuat Perlindungan Konsumen dalam Penyelenggaraan Konser Musik
Para juri yang berkompeten menilai di ajang Lomba Pianica Nasional 2024 ini sebagai berikut : Juri Andy Jobs (Ketua Dewan), Tri Wahyu Widodo (Sekretaris) dan seluruh anggota dewan juri yaitu : Hasbi Yusuf, Kenan Loui, Teguh Ray Rahwono dan Ahmad Timur Apriyanto.
Selain diseleksi para juri dari Indonesia, para peserta juga mendapatkan review istimewa dari Pianica Magician Mi3 "Mitchuri", Juri Internasional dari Jepang.
Acara final yang digelar di Hall Gedung Yamaha pada 31 Januari 2025, menampilkan seluruh Pemenang dari kategori Solo dan Ansamble dengan memukau di hadapan penonton yang hadir menyaksikan langsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






