Prabowo: Indonesia Berpeluang Jadi Negara Pertama Capai Target Nol Emisi Karbon

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan optimisme bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu negara pertama, yang mencapai target nol emisi karbon (zero carbon emission) tepat waktu.
Hal ini disampaikan Prabowo melalui video conference, saat meresmikan pembangunan dan pengoperasian energi terbarukan di 15 provinsi serta peningkatan produksi minyak sebesar 30.000 barel per hari di Blok Cepu, Jawa Timur, Kamis (26/6/2025).
"Kita bahkan berpeluang menjadi salah satu negara pertama yang mencapai emisi karbon nol (zero carbon emission) tepat waktu. Yang lebih penting, kita dapat menghasilkan energi secara efisien dengan memangkas jalur logistik yang mahal," ucap Prabowo.
Prabowo juga menegaskan pentingnya kemandirian energi, sebagai bagian dari visi besar menuju kedaulatan nasional.
Baca Juga: MIND ID Bidik Pengurangan Emisi 21,4 Persen hingga 2030
Dalam kesempatan tersebut, dia meresmikan 55 pembangkit energi baru dan terbarukan, termasuk lima Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), sebagai bagian dari strategi pemerintah memperluas akses energi bersih dan efisien di seluruh pelosok Tanah Air.
"Hari ini adalah bukti bahwa kita berada di jalur yang benar. Saya bangga, saya bersyukur, dan saya optimis. Sebagai Presiden, saya merasa terhormat dibantu oleh jajaran pemerintahan yang bekerja keras dari kementerian, direktorat jenderal, SKK Migas, pemerintah provinsi, kabupaten, kota, hingga seluruh pemangku kepentingan," lanjutnya.
Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk jajaran Kementerian ESDM, SKK Migas, Medco Energi, dan ExxonMobil yang dinilai konsisten dalam mendukung pengembangan sektor energi nasional.
"Laporan yang saya terima menunjukkan cadangan minyak dan gas kita sangat besar. Teknologi sudah tersedia untuk mempercepat pemanfaatan energi tersebut. Energi terbarukan khususnya tenaga surya adalah masa depan kita. Energi surya memungkinkan setiap desa, kecamatan, kabupaten, bahkan pulau-pulau terpencil untuk swasembada energi. Ini adalah harapan besar untuk masa depan Indonesia yang cerah," ungkap Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






