Mengenal Guruku.com, Bimbel yang Didirikan Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kepala Cabang BRI

AKURAT.CO Guruku.com adalah platform pendidikan non-formal berbasis digital yang didirikan oleh Dwi Hartono, seorang pengusaha dan motivator yang kini menjadi sorotan publik usai terusutnya kasus pembunuhan Kepala Cabang BRI.
Platform ini menyediakan layanan kelas daring, try out, dan pengembangan keterampilan, serta berfokus pada kualitas tenaga pendidik, kedalaman materi, dan kualitas soal.
Sehubungan dengan itu, berikut latar belakang dan visi Guruku.com yang didirikan Dwi Hartono.
Mengenal Guruku.com dan Visi Awalnya
Guruku.com merupakan platform belajar daring yang bertujuan untuk menjadikan proses belajar lebih menyenangkan dan membuka potensi diri serta meraih impian.
Platform ini dirancang sebagai layanan pendidikan nonformal yang menyasar pelajar yang membutuhkan bimbingan belajar, tenaga pendidik yang ingin meningkatkan keterampilan, hingga pelaku UMKM yang ingin belajar bisnis.
Visi Guruku.com terdengar mulia, dengan misi mencerdaskan anak bangsa, membantu guru, dan memberdayakan UMKM.
Aplikasi ini logonya cerah dan misinya positif, seolah lahir dari pemikiran cemerlang seorang inovator.
Guruku juga menyediakan berbagai perangkat pembelajaran untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan Kurikulum Merdeka.
Ini termasuk Modul Ajar, Program Semester (Promes)/Program Tahunan (Prosem), Program Tahunan (Prota), Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), Capaian Pembelajaran (CP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
Kurikulum Merdeka sendiri memberikan pembaruan positif di dunia pendidikan Indonesia dengan fokus pada pengembangan potensi peserta didik.
Salah satu contoh modul yang tersedia adalah Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka.
Dwi Hartono: Pendiri Guruku.com
Dwi Hartono adalah sosok di balik Guruku.com, yang juga memimpin PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI), perusahaan pengembang aplikasi Guruku.
Ia dikenal luas sebagai pengusaha sukses, dermawan, dan motivator yang aktif membagikan tips bisnis dan inspirasi melalui akun media sosialnya "Klan Hartono".
Hartono memulai karier wirausaha sejak kuliah, dengan merintis usaha warnet, rental game, coffee shop, hingga warteg, sebelum merambah ke bidang properti, e-commerce, fashion, dan perawatan kulit.
Keterlibatan Dwi Hartono dalam Kasus Pembunuhan Kepala Cabang BRI
Meskipun citra positif yang selama ini melekat pada Dwi Hartono, namanya mencuat setelah ditetapkan sebagai otak di balik penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BUMN di Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta.
Penangkapan Dwi Hartono dilakukan di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu malam (23/8/2025), bersama dua rekannya, YJ dan AA.
Polisi menduga aksi ini telah direncanakan matang dengan Dwi sebagai aktor intelektualnya.
Kasus ini berawal dari penculikan korban pada Rabu (20/8/2025), di area parkir supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, dan jasadnya ditemukan sehari kemudian di persawahan Bekasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







