Pakar Komunikasi: Pernyataan Prabowo Sudah Komprehensif Soal Tragedi Affan Kurniawan

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan investigasi transparan terkait insiden yang menewaskan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, saat aksi demonstrasi berujung ricuh.
Ia menegaskan, petugas yang terbukti bersalah harus bertanggung jawab. Sikap Prabowo ini dinilai sudah cukup komprehensif dalam merespons kasus tersebut.
Pakar komunikasi politik dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, menyebut pernyataan Prabowo menunjukkan simpati sekaligus pertanggungjawaban negara terhadap keluarga korban.
"Statement resmi Presiden Prabowo Subianto atas peristiwa tadi malam sudah cukup komprehensif karena mengandung tiga hal. Presiden mengungkap rasa simpati dan empati kepada keluarga driver ojek korban dari tindakan kekerasan aparat Brimob. Presiden Prabowo menjamin kehidupan keluarga dari driver tersebut ke depan," kata Bawono kepada wartawan, Jumat (29/8).
Menurut Bawono, Prabowo juga secara terbuka menyampaikan kekecewaan terhadap aparat yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Hal ini dinilai sebagai bentuk ketegasan Presiden dalam menjaga akuntabilitas aparat negara.
Selain itu, Prabowo menegaskan komitmennya mengawal proses hukum terhadap anggota Brimob yang melindas Affan Kurniawan.
“Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Prabowo dalam pernyataan resminya melalui video, Jumat.
Presiden juga menegaskan tidak akan mentolerir aparat yang bertindak di luar kepatutan maupun aturan hukum.
“Kita akan ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








