Warisan Modernisasi Era Prabowo Sebagai Menhan, Armada Laut TNI AL Sangat Masif dan Tangguh

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyaksikan langsung sailing pass atau parade kapal perang TNI Angkatan Laut di Teluk Jakarta. Tradisi perayaan HUT TNI di atas KRI ini pertama kali terwujud pada tahun lalu, saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
Dalam rangkaian HUT ke-80 TNI, Prabowo memimpin 'Presidential Inspection' dari KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992.
Dia didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, dan KSAU Marsekal Tonny Harjono turut hadir mendampingi.
Baca Juga: Prabowo Anugerahkan Pangkat Istimewa ke 11 Purnawirawan TNI: Mereka Telah Beri Pengabdian Terbaik
Parade laut kali ini menghadirkan 51 kapal dari berbagai satuan TNI AL serta unsur instansi lain, mulai dari Bakamla, Basarnas, hingga kapal nelayan.
Kehadiran dua kapal baru yang pengadaannya dimulai saat Prabowo menjabat sebagai Menhan menjadi sorotan utama, yakni KRI Belati-622 dan KRI Brawijaya-320. KRI Belati-622 merupakan kapal pertama TNI AL yang menggunakan hybrid propulsion system, kombinasi antara propeller dan water jet.
Sementara itu, KRI Brawijaya-320 yang tiba di Surabaya bulan lalu, tampil sebagai kapal pemimpin parade. Dengan panjang 143 meter, diawaki 160 prajurit, serta mampu melaju hingga 32 knot dengan daya jelajah 5.000 mil laut, fregat modern ini tercatat sebagai yang terbesar di Asia Tenggara.
Masifnya jumlah kapal yang diturunkan dalam parade ini, merupakan buah dari program modernisasi besar-besaran yang dijalankan saat Prabowo menjabat Menteri Pertahanan.
Sebanyak 41 kapal TNI AL berhasil dimodernisasi dan diperkuat dalam periode tersebut, sehingga kini Indonesia memiliki armada laut yang lebih tangguh, modern, dan siap menjaga kedaulatan di perairan nasional.
Baca Juga: Prabowo Anugerahkan Bintang Yudha Dharma Pratama dan Samkaryanugraha ke Prajurit dan Satuan TNI
Mengenakan baju safari cokelat muda dan topi biru dongker, Prabowo tampak melambaikan tangan ke arah kapal-kapal yang melintas, seolah menyapa para prajurit yang sedang berlayar.
Selain memimpin parade laut, Presiden juga menganugerahkan tanda kehormatan kepada sejumlah satuan TNI, dan memberikan kenaikan pangkat kehormatan kepada 11 perwira. Dalam pesannya, dia menegaskan pentingnya menjaga kehormatan bangsa dan mengutamakan pengabdian kepada rakyat.
"Jaga terus kehormatan bangsa dan negara, utamakan selalu pengabdian kepada bangsa dan rakyat. Jangan pernah mengkhianati bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," tegas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





