Dukung Program Prioritas Pendidikan Prabowo, Kemenag Siapkan Direktorat Vokasi Madrasah

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyiapkan pembentukan Direktorat Vokasi Madrasah guna memperkuat pendidikan kejuruan di lingkungan madrasah.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan vokasional sebagai salah satu prioritas utama dalam strategi pengentasan kemiskinan nasional.
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menjelaskan, pemerintah kini fokus memperkuat pendidikan vokasional dan sekolah integrasi yang mampu menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja.
“Selama ini Kemenag sudah mengembangkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Plus Keterampilan sebagai embrio pendidikan vokasional. Madrasah ini tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan agama dan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Romo Syafi’i di Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Ia menambahkan, kehadiran Direktorat Vokasi Madrasah akan memperkuat tata kelola pendidikan kejuruan di madrasah agar lebih terarah, terukur, dan terintegrasi.
“Kami ingin menambah satu direktorat khusus bidang vokasi untuk memperkuat aspek kejuruan dan memastikan lulusan madrasah siap kerja,” ujarnya.
Baca Juga: KPK Telusuri Dugaan Suap Lain, Bupati Ponorogo Diduga Terima Uang dari Dinas-dinas Pemkab
Syafi’i menilai, penguatan pendidikan vokasional di madrasah juga sejalan dengan kebijakan besar Presiden Prabowo tentang swasembada pangan, energi, hilirisasi, dan industrialisasi, yang diproyeksikan akan membuka jutaan lapangan kerja baru.
“Kita ingin lulusan madrasah bisa mengisi ruang-ruang kerja itu dengan kompetensi dan karakter unggul,” tegasnya.
Menurut Syafi’i, Kemenag berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan berkarakter, serta menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global.
“Kalau saat ini sekolah terbaik di Indonesia adalah MAN Insan Cendekia, maka madrasah vokasi akan menjadi motor baru lahirnya Generasi Emas 2045—generasi yang terampil, religius, dan berkontribusi bagi Indonesia Maju,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







