Pratikno Ungkap Progres Pascabencana: Hunian Mulai Dibangun, 90 Persen Jalan Nasional Pulih

AKURAT.CO Pemerintah terus mendorong percepatan penyediaan hunian serta pemulihan konektivitas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana sudah mulai berjalan dan terus dipercepat di tiga provinsi tersebut.
Hal itu disampaikan Pratikno dalam konferensi pers pembaruan penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera yang diikuti secara daring dari Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).
“Di Sumatera Barat, pembangunan huntara sudah berjalan di enam kabupaten/kota. Di Sumatera Utara, saat ini sudah berlangsung di tiga kabupaten/kota dan akan terus bertambah. Sementara di Aceh, pembangunan huntara sudah berjalan di satu kabupaten dan daerah lainnya masih dalam tahap persiapan,” ujar Pratikno.
Ia mengungkapkan, salah satu tantangan utama dalam percepatan pembangunan huntara adalah penyiapan lahan yang memadai.
Di sisi lain, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak, khususnya bagi masyarakat yang harus direlokasi dari wilayah rawan bencana.
Baca Juga: 100 Juta Perjalanan Diprediksi Terjadi Saat Libur Nataru, Wisatawan Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
“Persiapan pembangunan hunian tetap terus dilakukan, termasuk hunian tetap mandiri yang dibangun di atas lahan milik warga terdampak. Seluruh proses ini kami percepat,” tuturnya.
Terkait pemulihan konektivitas, Pratikno menyampaikan bahwa sebagian besar ruas jalan nasional yang terdampak bencana kini telah kembali berfungsi.
“Dari total 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sebanyak 72 ruas atau hampir 90 persen sudah kembali dapat dilalui,” jelasnya.
Sementara itu, sembilan ruas jalan lainnya masih dalam proses penanganan dan terus dikebut agar distribusi logistik serta layanan darurat dapat berjalan lancar.
“Sembilan ruas jalan yang tersisa masih dalam proses percepatan. Penanganannya terus dilakukan tanpa henti agar konektivitas, distribusi bantuan, dan akses layanan darurat semakin lancar,” pungkas Pratikno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








