Prabowo Bantah Isu Kabinet Merah Putih Pecah Kongsi: Jangan Percaya Orang yang Terlalu Pintar

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kabinet dan jajaran kementeriannya tetap solid dan bekerja secara kompak. Dia pun meminta publik tidak mudah percaya terhadap analisis atau opini, yang menyebut adanya perpecahan di lingkungan kepemimpinannya.
Bahkan, dia pun mengaku bahagia dengan kerja sama dan koordinasi para menteri di Kabinet Merah Putih, hingga pemerintah bisa meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi.
"Saya bener-bener bahagia hari ini, kementerian, menteri dan kabinet saya hari ini saya merasakan kompak," ujar Prabowo di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Prabowo ke Murid Sekolah Rakyat: Jangan Malu Kalau Orangtuamu Buruh Atau Pemulung, Hormati Mereka
"Jangan percaya orang-orang yang terlalu pintar, yang ngomong di mana sosmed, menganalisa, 'terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo'," tambahnya.
Prabowo mengaku sempat mengikuti narasi tersebut, namun menegaskan kenyataan di lapangan justru menunjukkan kerja sama dan kekompakan yang kuat di internal pemerintah.
"Wah seru, saya sendiri tertarik, mana ini. Tapi enggak, saya merasa kerja keras, kompak dan teamwork yang luar biasa, sehingga kita mencapai keberhasilan demi keberhasilan, bukti demi bukti," lanjutnya.
Sebagai bukti kekompakan kabinet, Prabowo menyinggung capaian strategis pemerintah di sektor pangan. Dia menyebut Indonesia secara resmi telah mencapai swasembada beras pada akhir 2025, meski dihadapkan pada tantangan iklim ekstrem.
"31 Desember 2025, resmi Indonesia mencapai swasembada beras. Di tengah tahun 2024 dan 2025 Indonesia mengalami El Nino dan La Nina, kekeringan berkepanjangan kita bisa mengatasi, kita bisa menghasilkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah RI," tuturnya.
Baca Juga: Prabowo Targetkan Bangun 500 Sekolah Rakyat Sampai 2029, Bisa Didik 1.000 Siswa per Sekolah
Prabowo menambahkan, stok beras pemerintah saat ini juga berada pada level tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Dia memastikan pemerintah akan terus memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Dengan beras kita di gudang pemerintah, hari ini tertinggi selama sejarah Indonesia, kita akan terus memperkuat, sebentar lagi kita swasembada jagung untuk pakan para petani dan peternak. Abis itu kita akan swasembada di bidang-bidang lain," kata Prabowo.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja tim yang solid di seluruh jajaran pemerintahan, sekaligus menjadi bantahan atas isu perpecahan di lingkaran kekuasaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








