Puan: Kritik PDIP ke Pemerintah Bersifat Konstruktif dan untuk Kepentingan Rakyat

AKURAT.CO Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani, menilai, pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengapresiasi sikap PDIP di luar pemerintahan sebagai hal yang positif.
Menurut Puan, kritik yang disampaikan PDIP selama ini bersifat konstruktif dan bertujuan mendukung jalannya pemerintahan demi kesejahteraan rakyat.
“Dukungan dan apa yang dilakukan oleh PDI Perjuangan tentu saja akan selalu dilakukan dengan cara-cara yang memang selama ini kami jalankan. Seperti yang disampaikan Pak Presiden, bahwa memberi masukan atau kritik yang konstruktif agar pemerintah bisa menjalankan program-program dan kebijakannya sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Kamis (21/5/2026).
Puan menegaskan, kritik yang diberikan PDIP bukan untuk menjatuhkan pemerintah, melainkan sebagai bentuk masukan agar kebijakan yang dijalankan dapat lebih baik dan berpihak kepada masyarakat.
“Jadi kritiknya adalah kritik konstruktif yang membangun, bukan kritik secara negatif, namun justru memberikan masukan yang positif,” katanya.
Terkait posisi PDIP di parlemen yang menjadi minoritas dibandingkan koalisi pemerintah, Puan menilai hal tersebut bukan persoalan kalah atau menang, melainkan bagaimana memberikan masukan yang membangun.
Baca Juga: Putus Rantai Kemiskinan Sejak Dini, Kemensos Ajak Pemda Sukseskan Program Sekolah Rakyat
“Ini bukan bicara soal satu banding tujuh, namun apa yang kami berikan sebagai masukan adalah masukan yang konstruktif,” ujarnya.
Ia kembali menekankan bahwa fokus utama PDIP adalah memastikan setiap kritik dan masukan ditujukan untuk perbaikan kebijakan demi kepentingan rakyat.
“Jadi bukan kemudian kalah atau menang, tapi justru memberikan masukan agar ada perbaikan,” tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku kerap merasa “pilu” menerima kritik keras dari PDIP yang berada di luar pemerintahan.
“Kadang-kadang saya malam-malam sebelum tidur, pilu hati saya. Ini anggota PDIP kadang-kadang kritiknya keras banget itu,” kata Prabowo yang disambut tawa peserta rapat di Gedung DPR RI.
Meski demikian, Prabowo mengatakan dirinya memahami kritik yang disampaikan PDIP merupakan bagian dari mekanisme pengawasan terhadap pemerintah.
Prabowo juga menyatakan menghormati keputusan PDIP yang memilih berada di luar pemerintahan.
“Tapi saya sadar lama-lama sebetulnya mungkin ada dasarnya. Ada pepatah yang mengatakan kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka diberi peringatan, sebenarnya dia menyelamatkan kita,” kata Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









