Hampir Tiga Dekade Tertinggal, Koperasi Akan Bangkit di Era Presiden Prabowo

AKURAT.CO Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Ferry Juliantono, menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi titik balik kebangkitan gerakan koperasi nasional.
Setelah hampir tiga dekade dinilai kurang mendapat perhatian, koperasi kini ditempatkan sebagai program prioritas nasional melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mengembalikan koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan, sebagaimana diamanatkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Baca Juga: Prioritaskan Keselamatan, Metode Pelatihan Kopdes Merah Putih Bakai Dibuat Lebih Humanis
"Setelah sekian lama atau hampir tiga dekade gerakan koperasi di Indonesia tidak mendapat perhatian yang sepadan sesuai mandat Pasal 33 UUD 1945, baru dalam pemerintahan Bapak Presiden gerakan koperasi Indonesia mendapat perhatian dan menjadi program prioritas nasional," ujar Ferry, saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Menteri Koperasi itu mengatakan, Hari Koperasi Nasional tahun ini menjadi momentum kebangkitan koperasi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo. Menurutnya, anggapan bahwa koperasi merupakan model ekonomi kuno sudah tidak relevan.
Ferry mencontohkan sejumlah lembaga ekonomi besar dunia yang dikelola dengan sistem koperasi, seperti klub sepak bola Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen hingga Rabobank di Belanda.
"Kami yakin koperasi akan bangkit kembali di era kepemimpinan Bapak. Keberpihakan Bapak Presiden kepada gerakan koperasi bukan hanya slogan semata, tetapi terbukti nyata dengan dibentuknya Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih," katanya.
Dia bahkan menyebut perhatian Prabowo terhadap koperasi telah tumbuh jauh sebelum menjabat sebagai presiden. Di mana keluarga Prabowo memiliki sejarah panjang dalam gerakan koperasi.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Wajib Serap Tenaga Kerja dari Desa Setempat
"Kami melihat perjuangan Bapak terhadap gerakan koperasi sudah dimulai sejak lama, bahkan sebelum menjadi presiden. Kakek dan ayahanda Bapak Presiden juga tokoh koperasi," ujarnya.
Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koperasi, Ferry juga memaparkan perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo.
Hingga saat ini, sebanyak 83 ribu koperasi telah menyelesaikan proses badan hukum. Sementara itu, 15.845 koperasi telah memiliki bangunan fisik, gudang, gerai, dan sarana pendukung yang rampung, sedangkan 19.539 koperasilainnya masih dalam tahap pembangunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









