International Transportation Summit 2026 Dorong Kolaborasi Percepat Transportasi Rendah Karbon

AKURAT.CO Upaya membangun ekosistem transportasi rendah karbon menjadi salah satu isu strategis yang dibahas dalam International Transportation Summit 2026 yang diselenggarakan ITS Indonesia.
Mewakili Kementerian Perhubungan, Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Kawasan dan Lingkungan, Robby Kurniawan, hadir sebagai keynote speaker dalam Second Plenary Session bertema "Transport Decarbonisation and Energy Sovereignty: Building a Low-Carbon Mobility Ecosystem for Indonesia".
Dalam paparannya, Robby menekankan bahwa dekarbonisasi transportasi tidak hanya berkaitan dengan upaya menurunkan emisi.
Langkah tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi, meningkatkan efisiensi transportasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Transisi menuju transportasi rendah karbon membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan kebijakan yang konsisten agar tetap sejalan dengan kebutuhan konektivitas dan daya saing nasional," ujar Robby, Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Aliansi Masyarakat Jakarta Ajak Warga Jaga Ibu Kota Tetap Kondusif
International Transportation Summit 2026 dibuka Menteri PPN/Kepala Bappenas dan dihadiri pimpinan ITS dari Singapura, Hong Kong, dan Malaysia.
Forum tersebut juga melibatkan perwakilan kementerian/lembaga, akademisi, pelaku industri, serta peserta dari berbagai negara.
Melalui forum internasional tersebut, diharapkan semakin terbuka ruang kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan inovasi untuk mempercepat terwujudnya ekosistem mobilitas Indonesia yang lebih bersih, efisien, cerdas, dan berkelanjutan.
Kolaborasi lintas sektor dan negara dinilai menjadi salah satu kunci untuk memastikan proses transisi menuju transportasi rendah karbon tetap mendukung kebutuhan konektivitas sekaligus memperkuat daya saing Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








