Tak Cuma Jualan, HIA Ajak Masyarakat Lebih Bersyukur dan Menghargai Hidup

AKURAT.CO Memiliki tubuh yang sehat merupakan salah satu bentuk rezeki dari Tuhan. Namun menjalani hidup sehat adalah bentuk rasa syukur manusia, atas rezeki yang telah diberikan Tuhan.
Inilah yang menjadi prinsip HIA Everywear. Merek pakaian olahraga dan kesehatan lokal Indonesia yang mendesain pakaian aktif, termasuk pilihan untuk wanita aktif dan wanita berhijab.
CEO dan Founder PT Hidup Ini Anugerah, Lucky Priyatama Putra, mengatakan HIA merupakan singkatan dari Hidup Ini Anugerah. Melalui HIA Everywear, Lucky ingin setiap orang bisa bersyukur dan menghargai hidup.
Baca Juga: Kissa Studio Bukti Gen Z Bisa Jadi CEO
"Kita memiliki campaign, kita ingin bikin Indonesia sebagai negara paling bersyukur di dunia. Karena definisi bersyukur sendiri itu adalah punya tujuan hidup, tahu caranya, bergerak mengerjakannya, dan konsisten. Jadi bersyukur itu bukan cuma di mulut, tapi bergerak. Jadi kita mau ngajakin, bersyukur itu bergerak. Kita mau mengubah warga Indonesia dari yang bersyukur di mulut, jadi bersyukur itu bergerak," kata Lucky.
Tak cuma sekadar kampanye, prinsip bersyukur pun sudah dia terapkan di kehidupannya. Dia merasa setiap perjalanan hidupnya selalu menemui kelancaran. Hingga akhirnya dia sadar, bahwa yang mendukung semua itu adalah rasa syukur.
"Ternyata kalau di Al-Quran sendiri, beruntung itu ketika kita bersyukur. 'Maka bersyukurlah kalian agar kalian beruntung'. Jadi ternyata yang saya throwback lagi, ternyata saya itu bersyukur. Sehingga saya kok beruntung banget ya. Nah yang jadi masalah dan keresahan saya, di Indonesia itu sebenarnya tidak kekurangan orang pintar. Tapi kekurangan orang yang bersyukur dengan sebenar-benarnya," jelasnya.
Menurutnya, salah satu bentuk syukur adalah dengan menjaga kesehatan. Hal ini terlihat dari tren olahraga yang makin meningkat di kalangan anak muda hingga orang tua.
Dia bercerita, sebelum membangun HIA Everywear, Lucky pernah mencoba berjualan berbagai produk, seperti tas, sepatu, hingga produk herbal. Namun semuanya tidak membuahkan hasil. Berbeda saat dia berjualan baju olahraga muslimah, jumlah penjualan justru tinggi.
Untuk itu, dia mencoba mengubah keberuntungannya. Dari berjualan sebagai reseller di media sosial, menjadi pebisnis yang memiliki brand sendiri. Hingga akhirnya berdiri lah HIA pada tahun 2017.
Baca Juga: Resep Gado-gado Turun Temurun Penyelamat dari PHK
Pada awalnya, Lucky berjualan melalui website sendiri agar margin lebih sehat. Namun setelah bergabung dengan Shopee di 2019, penjualan justru meningkat drastis karena Shopee menghadirkan pembeli-pembeli baru atau akuisisi market yang lebih efisien.
Hingga saat ini, penjualan produk HIA Everywear di Shopee bisa mencapai lebih dari 10.000 buah per bulan, dengan pertumbuhan penjualan bulanan terus melampaui rata-rata pertumbuhan industri yang mencapai 10 persen per tahun.
"Meskipun harga produk kami tergolong premium, konsumen tetap memilih kami karena manfaat dan kualitas yang kami berikan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






