Akurat Logo

Prabowo Bawa Semangat Bandung ke KTT BRICS: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh

Moehamad Dheny Permana | 12 September 2026, 20:42 WIB
Prabowo Bawa Semangat Bandung ke KTT BRICS: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh
Presiden Prabowo Subianto dalam KTT ke-18 BRICS 2026 di New Delhi. - Foto: Biro Pers Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto membawa semangat persatuan bangsa-bangsa Global South dalam Konferensi Tingkat Tinggi BRICS di New Delhi, Sabtu (12/9/2026).

Saat menghadiri sesi terbatas bertema "Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism", Presiden Prabowo mengangkat pepatah Indonesia sebagai pesan tentang pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan global.

"Ada pepatah lama di Indonesia, 'bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh'," ujarnya di hadapan para pemimpin BRICS.

Bagi Presiden Prabowo, pepatah tersebut bukan sekadar ungkapan tentang persatuan.

Pesan itu mencerminkan semangat yang sejak puluhan tahun lalu telah menyatukan negara-negara Asia dan Afrika dalam perjuangan untuk berdiri sejajar, menentukan masa depannya sendiri, serta memperjuangkan kepentingan bersama.

Baca Juga: Prabowo di KTT BRICS: Kami Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu

"Kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang menyatukan negara-negara Global Selatan, negara-negara dari Asia dan Afrika, beberapa dekade lalu di Bandung," katanya.

Spirit Bandung tersebut, menurut Presiden Prabowo, tetap relevan di tengah tatanan dunia saat ini.

Negara-negara Global South yang memiliki pengalaman sejarah dalam memperjuangkan kemerdekaan dari imperialisme dan kolonialisme kini hadir bersama sebagai bangsa-bangsa yang setara.

"Kami di Global South kini merasa suara kami didengar. Negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan, yang telah melawan imperialisme dan kolonialisme, kini bersatu sebagai negara yang setara," jelasnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa persatuan memberikan kekuatan lebih besar bagi negara-negara Global South untuk menyuarakan kepentingannya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.