Dapat Arahan Khusus dari Prabowo, Menkeu Suahasil Siap Jaga Kesehatan dan Kredibilitas APBN

AKURAT.CO Suahasil Nazara resmi mengemban amanah sebagai Menteri Keuangan di jajaran Kabinet Merah Putih, untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2024–2029. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Usai prosesi pelantikan, Suahasil menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam atas amanah besar yang diberikan. Dia menilai, penunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan nyata dari kepala negara sekaligus representasi kepercayaan dari negara.
Dalam kesempatan yang sama, Suahasil membeberkan instruksi serta fokus utama yang diberikan oleh Presiden. Arahan krusial tersebut berpusat pada upaya menjaga kesehatan finansial negara di tengah dinamika global maupun domestik.
Baca Juga: Suahasil Nazara Pegang APBN, Defisit Tak Boleh Lewat 3 Persen
"Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," ujar Suahasil.
Dia menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memegang peranan vital sebagai instrumen penggerak pembangunan. Oleh karena itu, postur fiskal tersebut wajib dikelola secara pruden agar mampu menopang berbagai agenda strategis nasional.
Baca Juga: Suahasil Nazara Buka Arah APBN Setelah Gantikan Purbaya
"Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel," tegasnya.
Suahasil menegaskan komitmen Kementerian Keuangan untuk terus bekerja keras menjaga kepercayaan publik dan investor. Stabilitas fiskal akan terus dijaga agar berdampak langsung pada pertumbuhan serta kesejahteraan masyarakat luas.
"APBN itu harus dapat dipercaya, dan untuk itu kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






