Prabowo Wacanakan Pendidikan Gratis, Pemerintah Harus Tetapkan Wajib Belajar 15 Tahun

AKURAT.CO Pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, soal pendidikan gratis dari jenjang SD hingga perguruan tinggi negeri (PTN), dapat menjadi momentum untuk memperluas program wajib belajar di Indonesia.
Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini, mendorong pemerintah menjadikan pendidikan gratis hingga SMA sebagai langkah awal. Pendidikan gratis hingga jenjang SMA bukan hal yang sulit diwujudkan, karena sejumlah daerah telah lebih dulu menjalankan kebijakan tersebut secara mandiri.
"Sekarang Presiden Prabowo tinggal melanjutkan untuk wajib belajar 15 tahun, yakni pendidikan gratis untuk sekolah menegah atas negeri. Tidak sulit karena sudah separuh daerah melaksanakannya sendiri," kata Didik dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Baca Juga: Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Dapat Pendidikan Gratis
Dia mencontohkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yang telah menjalankan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Bahkan, sebagian sekolah swasta juga masuk dalam program tersebut dengan pembiayaan yang ditanggung melalui APBD.
Selain itu, Provinsi Banten juga telah menerapkan kebijakan serupa hingga tingkat SMA dengan memberikan bantuan Rp250 ribu per siswa per bulan. Sekitar 800 sekolah disebut masuk dalam program tersebut.
Selain Jakarta dan Banten, ada pula Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Papua Barat dan sejumlah provinsi lainnya yang telah menjalankan pendidikan gratis secara bertahap.
"Untuk pendidikan gratis sampai tingkat SMA akan semakin kuat jika pemerintah pusat mendukung pemerintah daerah," ujarnya.
Baca Juga: Klaim Asuransi Jiwa Syariah Bantu Biaya Pendidikan Anak Usai Istri Wafat
Didik kemudian mendorong pemerintah menjadikan perluasan pendidikan gratis tersebut sebagai kebijakan nasional. Dia meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mendeklarasikan wajib belajar 15 tahun.
"Jadi, gerakan baru Prabowo untuk pendikan gratis sampai SMA sudah mutlak dijalankan dan menteri Abdul Mu'ti (yang hadir bersama saya dalam pidato tersebut) harus mendeklarasikan wajib belajar 15 tahun," tuturnya.
Kebijakan pendidikan gratis juga bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Menurutnya, program wajib belajar 12 tahun telah dijalankan sejak pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







