Di Sela Forum PBB, Menlu Sugiono Ajak Negara Muslim Lakukan Aksi Konkret untuk Perdamaian Palestina

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri, Sugiono, menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap perdamaian di Palestina sekaligus mengajak komunitas internasional untuk mengambil langkah nyata, demi mewujudkan perdamaian di Palestina.
Pernyataan itu disampaikan Sugiono dalam Ministerial Coordination Meeting of the Group of Eight Arab and Islamic Countries, Senin (21/9/2029) waktu setempat, di sela-sela High-Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-81.
Dalam forum tersebut, Sugiono mengajak Group of Eight, yakni koalisi delapan negara mayoritas Muslim, untuk segera menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat membawa perubahan bagi rakyat Palestina di tengah kondisi yang kian memburuk, terutama di Jalur Gaza.
Baca Juga: Presiden Israel Hapus Catatan Kriminal Prajurit Penembak Warga Palestina yang Terluka hingga Tewas
"Kita berkomitmen untuk tegaknya perdamaian, tetapi rakyat Palestina belum melihat perubahan nyata. Dalam jangka pendek, yang mereka butuhkan adalah mengalirnya bantuan kemanusiaan, gencatan senjata, dan berhentinya pembunuhan di Gaza," ujar Sugiono dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).
Dia juga menegaskan pentingnya negara-negara anggota Group of Eight, untuk terus menyuarakan pesan yang seirama serta menjaga momentum bersama dalam mendorong perdamaian di Palestina.
Indonesia juga berkomitmen terus membangun pendekatan dengan berbagai mitra, untuk mendorong kemajuan proses perdamaian di Palestina. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat Palestina merupakan salah satu syarat penting bagi terwujudnya perdamaian yang berkelanjutan.
"Kita harus menyampaikan pesan yang kuat. Kita ingin melihat bahwa upaya yang kita lakukan benar-benar menghasilkan kemajuan dan perubahan bagi rakyat Palestina," jelasnya.
Baca Juga: Dubes Palestina Ungkap Isi Hati Kala Memeluk Prabowo: Kami Tidak Sendirian
Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari koordinasi delapan negara Arab dan Islam yang diinisiasi pada High-Level Week SMU PBB ke-80 pada 2025 untuk mencari langkah konkret dalam penyelesaian isu Palestina. Adapun anggota Group of Eight terdiri atas Indonesia, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Türkiye, dan Pakistan.
Isu perdamaian Palestina menjadi salah satu agenda utama yang dibawa delegasi Indonesia dalam High-Level Week SMU PBB tahun ini. Sikap tersebut kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina serta upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Indonesia saat ini memainkan peran yang lebih substantif dalam mendorong tercapainya perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Palestina, termasuk melalui keanggotaannya di Board of Peace. Selain itu, Indonesia terus memanfaatkan berbagai forum internasional untuk menggalang dukungan bagi Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







