Bantu Tangani Karhutla, Menhan Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera untuk Personel JMSDF

AKURAT.CO Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Dharma Samudera kepada personel Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF), yang telah memberikan dharma bakti dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Indonesia.
Pemberian Satyalancana Dharma Samudera merupakan bentuk penghargaan resmi dari Pemerintah Indonesia, atas kontribusi luar biasa personel JMSDF dalam mendukung upaya kemanusiaan penanggulangan bencana karhutla. Sebanyak 361 personel Japan Disaster Relief (JDR) tercatat menerima penghargaan tersebut, di mana 92 personel hadir secara langsung sebagai perwakilan dalam pelaksanaan upacara.
Dalam pelaksanaannya, penyematan tanda kehormatan secara simbolis diberikan kepada tiga perwakilan utama pimpinan JDR, yaitu Commander, Deployed Task Force Col. Nakahara Shunji; Commander, Maritime Deployed Task Force Col. (Navy Captain) Noma Toshihide; serta Commander, Aviation Unit Lt. Col. Wakatsuki Shinichi.
Baca Juga: Pemerintah Perketat Penegakan Hukum Karhutla, Korporasi hingga Pemegang HGU Dibidik
Menurutnya, kehadiran bantuan dan pengerahan unsur JMSDF ini merupakan wujud konkret dari implementasi hubungan bilateral serta Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) antara Indonesia dan Jepang, baik yang sedang berjalan maupun di masa depan.
"Kerja sama pertahanan tidak hanya diwujudkan melalui dialog atau latihan militer semata, tetapi juga diterjemahkan secara nyata ke dalam aksi kemanusiaan di saat masyarakat menghadapi krisis, berlandaskan pada prinsip mutual respect dan mutual benefit," kata Sjafrie, dikutip Kamis (1/10/2026).
Dalam pelaksanaan operasionalnya di lapangan, seluruh dukungan alutsista helikopter CH-47 yang dikirimkan oleh pihak Jepang diintegrasikan secara cermat dan berada di bawah kendali Satuan Tugas (Satgas) TNI, untuk membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kendati demikian, kemampuan nasional Indonesia tetap dikerahkan secara penuh, integrasi dukungan internasional ini memastikan agar penanganan titik api dan perlindungan terhadap masyarakat dapat berjalan semakin cepat, terkoordinasi, serta efektif.
Baca Juga: Kementerian PU Tangani Kekeringan di 3.288 Wilayah, Fokus di Area Persawahan hingga Lokasi Karhutla
Kehadiran Menhan RI di atas kapal JS Kunisaki sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, atas respons cepat dan soliditas yang ditunjukkan tentara Jepang.
"Penganugerahan ini mencerminkan eratnya hubungan kerja sama bilateral, di mana solidaritas internasional menjadi etika berbangsa yang saling menguatkan dalam menghadapi tantangan kebencanaan," tegasnya.
Sebelumnya, penganugerahan tanda kehormatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026) di atas kapal JMSDF JS Kunisaki yang bersandar di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Upacara ini turut dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Ueno Atsushi beserta delegasi dari kedua negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









