Pancasila Sakti di Tengah Gempuran Ideologi Ekstrem dan Politik Pecah Belah Bangsa

AKURAT.CO Di tengah derasnya arus ideologi transnasional dan menguatnya politik pecah belah yang menyasar ruang digital, Pancasila kembali membuktikan kesaktiannya.
Bukan sebagai jargon upacara, melainkan menjadi perekat hidup yang menjaga Indonesia tetap utuh.
Hal itu ditegaskan akademisi sekaligus pengamat radikalisme dan terorisme, Dr. Amir Mahmud, M.Ag., saat membahas makna Hari Kesaktian Pancasila.
Menurutnya, kesaktian Pancasila justru teruji ketika bangsa ini dihantam dua ancaman sekaligus, yakni ekstremisme yang mengatasnamakan agama dan politik identitas yang sengaja membelah masyarakat.
"Pancasila sangat efektif menjadi jembatan perbedaan. Dari Sabang sampai Merauke, dari perbedaan suku, ras hingga agama, semua bisa diakomodasi," ujar Dr. Amir Mahmud di Surakarta, Selasa (6/10/2026).
Baca Juga: Pramono: Pancasila Jadi Fondasi Jakarta Merawat Keberagaman
Dosen Pascasarjana Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta itu menilai bahwa masyarakat majemuk seperti Indonesia tidak bisa bertahan hanya dengan semangat toleransi semu.
Dibutuhkan nilai-nilai bersama yang mengikat, agar perbedaan tidak berubah menjadi segregasi, intoleransi, hingga konflik terbuka.
"Pancasila mengajarkan bahwa perbedaan adalah kenyataan sosial yang harus dikelola melalui kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan," katanya.
Dr. Amir Mahmud mengingatkan, ideologi ekstrem hari ini tidak lagi bergerak di ruang gelap, melainkan sangat vulgar di media sosial.
Narasi kebencian, intoleransi, dan ajakan kekerasan dikemas dengan bahasa agama dan nasionalisme palsu. Menghadapi itu, pendekatan keamanan saja tidak akan pernah cukup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



