Akurat Logo

Tantangan Ekonomi Global 2026, Sosok Ini Dinilai Berpotensi Bawa Terobosan di Kementerian Perdagangan

Wahyu SK | 17 Oktober 2026, 17:45 WIB
Tantangan Ekonomi Global 2026, Sosok Ini Dinilai Berpotensi Bawa Terobosan di Kementerian Perdagangan
Nama Rahmat Bastian, S.H, dinilai menjadi salah satu figur yang patut diperhitungkan dalam pembahasan mengenai arah sektor perdagangan RI. - Foto: Dok. Pribadi

AKURAT.CO Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tekanan produk impor hingga tuntutan perlindungan terhadap industri dalam negeri, arah kebijakan perdagangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Kebutuhan akan sosok pemimpin Kementerian Perdagangan yang berkarakter, adaptif, dan inovatif menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dari kalangan pengamat ekonomi dan kebijakan publik.

Situasi tersebut mengemuka setelah perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih pada awal Oktober 2026. Di tengah dinamika tersebut, nama profesional Rahmat Bastian S.H, mulai mencuat dalam bursa calon menteri perdagangan. Rekam jejaknya di bidang hukum perdagangan, perbankan, pasar modal, hingga transaksi bisnis internasional menjadi sejumlah aspek yang mendapat perhatian dari kalangan profesional.

Kritik terhadap lambatnya kinerja perdagangan nasional, salah satunya disuarakan oleh Forum Intelektual Muda (FIM). Mereka menilai transisi kebijakan perdagangan saat ini berjalan terlalu monoton dan kurang adaptif dalam merespons dinamika pasar global yang bergerak cepat.

Tekanan terhadap pemerintah juga datang dari asosiasi industri dalam negeri, termasuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), yang terus mendorong kebijakan lebih protektif terhadap serbuan produk asing. Kondisi ini menempatkan Kemendag pada posisi strategis untuk menjaga keseimbangan antara keterbukaan pasar, perlindungan industri nasional, dan kepentingan konsumen.

Rekam Jejak Profesional Jadi Sorotan

Nama Rahmat Bastian, S.H, dinilai menjadi salah satu figur yang patut diperhitungkan dalam pembahasan mengenai arah kepemimpinan Kemendag. Pengalamannya menangani regulasi investasi, sengketa korporasi lintas negara, serta berbagai transaksi bisnis internasional dinilai relevan dengan tantangan perdagangan yang semakin terhubung dengan kepentingan ekonomi global.

Rahmat dikenal sebagai managing partner di salah satu firma hukum ternama di Indonesia. Pria yang menempuh pendidikan hukum di dalam dan luar negeri tersebut memiliki spesialisasi dalam hukum komersial, merger dan akuisisi, serta restrukturisasiperusahaan.

Adv. Sabaruddin, S.E., S.H., C.Md., menilai pengalaman Rahmat di berbagai bidang hukum dan bisnis dapat menjadi modal dalam menjalankan tugas sebagai menteri perdagangan.

"Beliau cukup mampu dalam mengisi Menteri Perdagangan, kita lihat dari rekam jejaknya di bidang hukum perdagangan, perbankan, pasar modal, serta transaksi bisnis internasional. Mungkin dari sisi rekam jejak beliau bisa merubah perekonomian di Indonesia," kata Sabaruddin.

Sementara itu, menanggapi dorongan dari kalangan profesional yang mengusung namanya dalam bursa calon menteri perdagangan, Rahmat menyebut hal tersebut sebagai bentuk kepercayaan.

Baca Juga: Astra Bawa UMKM ke Trade Expo Indonesia 2026, Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK